Author Archives: Portal Buana

Kecelakaan Fatal 2 Mobil Truck Bermuatan Di Jembatan Desa Semunai

 
Portalbuana.com, Pinggir, Kamis 31/08/2017 Belum habis duka kejadian laka lantas di daerah Kecamatan Pinggir yang menyebabkan ibu dan anak tewas menggenaskan, kali ini dijembatan semunai yang dalam pembangunan jembatan jalan, kecelakaan yang melibatkan truck bermuatan BK 8219 DY yang dikemudikan masih dalam penyelidikan, dengan truck bermuatan juga, kejadian ini sekira pukul 03.00 wib Dini hari, karena faktor lalai dan kurangnya hati-hati dari pengemudi tersebut.
 
 
Menurut Sumber kita yang tidak mau disebutkan identitasnya tak lain warga yang tinggal tidak jauh dari TKP mengatakan, pengemudi truck BK 8219 DY yang datang dari arah Duri-Pku dengan kecepatan tinggi, dan mengalami rem blong, sementara dari arah berlawanan truck bermuatan juga B 9943 UYY yang dikemudikan (fi) dan bawa penumpang (rk) datang mendadak dan naas, kecelakaan tidak bisa terelakan lagi, karena jarak sudah dekat, akibat kecelakaan ini salah seorang sopir truck terlempar ke sungai dan mengalami luka berat di dikaki akibat terjepit,  segera dilarikan kerumah sakit terdekat.
 
 
kasus ini sudah diambil oleh pihak laka lalin Polres Bengkalis, saat evakuasi di TKP, Polres dibantu juga dari pihak Polsek pinggir.
 
kami warga disini berharap sangat kepada Pemda, untuk supaya jalur ini selesai dengan cepat pembangunannya dan tidak memakan korban jiwa kembali, karna sudah kesekian kalinya kecelakaan dijalur ini sebelum di perbaiki hingga saat sekarang, “Pungkas warga tersebut (fr) (hf)

Cabuli Seorang Wanita Oknum KPLP Di Tangkap Sat Reskrim Polres Labuhan Belawan

PortalBuana.com, Sumut ( 30/08/2017 ) Tim Reskrim Polres Pelabuhan Belawan akhirnya menangkap Alfiansyah (39) oknum KPLP Belawan, Rabu (30/8/2017) sekitar pukul 12.00 Wib di Jalan Pelabuhan Raya Kecamatan Medan Belawan,seorang pelaku gagahi wanita yang tidak mau bertanggung jawab atas perbuatan nya
 
Informasi yang didapat bahwasanya Alfiansyah ditangkap Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, karena menghamili pacarnya Sri Dewi (18) warga Lorong Proyek Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.
Korban yang bernama Sri hamil tiga bulan setelah berhubungan badan dengan Alfiansyah. Sementara oknum KPLP tersebut tidak mau bertanggung jawab. Sehingga korban didampingi orang tuanya melapor ke Polres Pelabuhan Belawan, dengan Laporan Polisi – LP / 208/ VIIl/ 2017/ SU/ Pel.Belawan tanggal 12 juli 2017.
 
Menurut penjelasan korban Sri Dewi, dirinya sejak bulan Januari 2016 sudah berkenalan dengan pelaku dikantor KPLP yang berada di Ujung Baru Belawan. Setelah berkenalan dengan pelaku, saya dan pelaku berpacaran. Kemudian dibulan Januari 2017 saya dan pelaku melakukan hubungan badan layaknya suami istri di Kapal Patroli KPLP Belawan.
 
Lanjut Sri lagi, terakhir saya dan pelaku melakukannya pada hari Sabtu pada tanggal 25 Maret 2017. Akibat perbuatan itu, saat ini saya hamil 3 bulan dan pelaku tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan saya, ucap Sri sambil menangis.
“Karna pelaku tidak mau bertanggung jawab, saya didampingi orang tua membuat pengaduan ke Polres Pelabuhan Belawan, agar pelaku dapat dituntut dan diproses sesuai hukum yang berlaku”, ucap Sri.
 
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi SIK, yang diwakili oleh Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Yayang Rizki Pratama SIK mengatakan ” pihaknya menindak lanjuti LP tersebut, lalu memerintahkan Kanit Resum Polres Pelabuhan Belawan untuk melakukan lidik keberadaan Tsk guna dapat proses lanjut”, ujar AKP Yayang.
 
“Hasil penyelidikan oleh Anggota Opsnal di lapangan pada hari Rabu (30/8) sekitar pukul 12.00 Wib, diketahui keberadaan TSK di Jalan Pelabuhan Belawan. Mendapat info berharga tersebut, team Dorang 72.3 langsung menuju tkp dan mengamankan Alfiansyah dan selanjutnya memboyong Tsk ke Mako Polres Pelabuhan Belawan guna proses lanjut”, pungkas Kasat Reskrim AKP Yayang.(Rls)

BKI  Rencanakan Pilot Project 3 Desa Kamtibmas Di Sumut

Portalbuana.com Sumut, (30/08/2017) MEDAN- Untuk menciptakan rasa aman dan tertib serta langkah preventif, persuasif, edukatif,  Badan Kamtibmas Indonesia (BKI), membuat planning strategies dalam pilot project tiga desa di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sehingga aksi-aksi yang meresahkan masyarakat dapat diminimalisir dengan sebaik mungkin. 
 
” Kita sudah dapat desa yang strategis, sebagai desa percontohan, sebab semua pemangku kepentingan, mulai Kepala Desa (Kades) sampai masyarakat terkecil yakni keluarga sepakat untuk menjadikan desa tersebut jauh dari tindakan-tindakan yang dapat meresahkan masyarkat,” kata Ketua Badan Kamtibmas Indonesia Sutan Erwin Sihombing, di dampingi Panglimanya, Ardiyansyah, serta termasuk jajaran, M Rifai Barus dan lainnya. 

 

Untuk mewujudkan, tiga desa pilot project desa Kamtibmas ini, Sambung Ardiyansyah Tanjung, dalam waktu dekat akan melakukan audice langsung dengan Kapolda Sumut Irjen.pol Paulus Waterpau, Kepala Dinas Pemerintahan Desa Pemberdayaan Masyarakat (DPMPD), Aspan Sopyan Batubara,  Gubsu H T Erry Nuradi beserta pemangku kepentingan lainnya. 
 
“Kita mengetahui kepolisian telah maksimal berbuat, tentu harus ada kerja sama kolektif dalam menciptakan stuasi aman dan kondusif, masyarakat selama ini harus objek keamanan harus juga bisa mejadi subjek, setidaknya menjaga diri sendiri,” tambah Ardiyansyah, Selasa (29/8). 
 
Ardiyansyah Tanjung mengapresiasi langkah kerja Kapolda Sumut, Bp Irjen Pol Paulus Waterpauw untuk mewujudkan rasa di tengah-tengah masyarakat, namun dapat kita dilihat di berbagai media massa, aksi kekerasan dan tindakan kriminal lainnya yang terjadi. Banyak kejahatan tersebut telah berjalan secara sistemik seperti, begal, prostitusi, mafia tanah, mafia proyek dll,  Hal kondisi ini dapat mempengaruhi kondisi masyarakat shgga enggan untuk memberikan kontribusi positif bagi negara.
 
“Kita sudah mulai ketakutan dengan maraknya peredaran narkoba, seperti yang tak ada habisnya, sampai kapan hal ini terjadi ? Sekarang ini  anak-anak telah menjadi sasaran empuk peredaran narkoba ,” ungkap Panglima Kamtibmas Indonesia.
 
Masih di tempat yang sama, M Rifai Barus, menjelaskan, Provinsi Sumut terdiri dari 33 kabupaten/kota, itu masih ada  daerah-daerah yang Polres membawah tiga atau dua kabupaten/kota, hal tersebut perlu juga menjadi pekerjaan penting bagi Kapolda Sumut. 
 
 
“Untuk itu kami Kamtibmas Indonesia siap menjadi garda terdepan untuk melengkapi sistem yang ada karena bersama masyarakat Kamtibmas Polri di Sumut mampu wujudkan rasa aman dan tertib di tengah-tengah masyarkat,” dan sebagai indikator keberhasilan tersebut maka jumlah wisatawan mancanegara akan bergerak signifikan dan meningkatkan nya para pelaku bisnis, ujarnya.                                  
Lanjutnya, semoga niat baik ini mendapat respon dan dukungan positif  dari Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpau, Kepala DPDPM Sumut, Aspan Sofyan Batubara, Gubsu H T Erry Nuradi dan pemangku kepentingan lainnya. 
 
“Semoga dengan komunikasi yang efektif,  kerjasama yang kolektif dan konstruktif,  aksi yang preventif, humanis dan educatif, rasa aman dan tertib bisa terwujud dan dirasakan masyarakat, sehingga apapun peristiwanya dapat kita sikapi secara bijaksana dan arif,” tutup M Rifai Baru mengakhiri. (humas Kamtibmas Indonesia)

Suka Jaya Club Ingin Menjadi Yang Terdepan

Portalbuana.com, Duri, Selasa 30/08/2017 , Suka Jaya Club yang berdiri sejak Tahun 2003, dahulunya sebatas eksis di olah raga Sepak Bola, para pemain terdiri dari Pemuda pasar mandau, dan telah banyak mengikuti even perlombaan, baik itu antar club sekecamatan Mandau maupun even persahabatan dengan Kecamatan lainnya.
 
Mernurut salah seorang Pencetus berdirinya Club Suka jaya ini Sdr “Yuzi Aris” yang panggilan akrabnya disapa Aris, mengatakan kepada portal buana, Suka jaya ini dicetus dan didirikan oleh kakaknya Afrizal Pong, Aris, dan Hendri Yanas.
 
Tujuan Club ini didirikan adalah untuk kegiatan Positif bagi Remaja, pemuda, yang ada di Pasar Mandau ini, agar bisa terhindar dari hal yang melanggar hukum seperti Narkoba”Ungkap Aris
 
“Alhamdulillah semenjak adanya Club Bola ini, anggota atau pemainnya bisa terdidik dan terhindar dari hal yang merusak seperti Narkoba, bahkan pemain bola dari Club Suka Jaya ini bisa menghentikan merokok, karena mereka semua memang ingin menjadi atlit sepak 
bola yang handal”Papar Aris lagi
 
Namun Club Suka Jaya semenjak Tahun 2003 berjalan hanya sebatas kelompok club saja..tanpa ada kedudukan atau legalitas yang jelas, sehingga club kita ini susah untuk mengikuti event yang lebih tinggi lagi, karena terbatas dengan anggaran untuk perlombaan. 
 
Sebelum ini untuk mengikuti perlombaan, anggaran yang kita dapat hanya dari simpatisan beberapa pedagang yang memang mensupport kegiatan Club suka jaya ini, Temasuk Gempar, ( Gerakan Pemuda Pariaman ), Meskipun demikan, dengan keterbatasan dana itu kami masih bisa mengikuti berbagai pertandingan dan minimal club suka jaya keluar sebagai Finalis.”Terang Aris
 
Selanjutnya Aris dengan semangat yang menggebu melanjutkan pembicaraan dengan media portal buana, Saya sangat bersyukur sekali pada Tahun ini dipertemukan dengan Bapak-Bapak , abang, seperti, Eka Mahendra, Fitrion, Helmi ( akang ) Pak Su, karena dari pertemuan itu, keluar dan didapat ide-ide cemerlang seperti ingin melegalitaskan Suka Jaya Club ini dengan membuat Akte Notaris yang sah, dan melengkapi cabang-cabang olah raga di Club suka jaya ini, diantaranya, Sepak takraw, Volly Ball, Panjat Tebing, Basket, Silat, dll.
 
Saya bersama dengan “Adri”, salah seorang yang selalu bersemangat memajukan Club suka Jaya ini, telah Memulai semua yang dibutuhkan agar terciptanya Suka Jaya Club yang benar-benar Legal dan tersusun secara terpimpin, Suka Jaya Club telah mempunyai AD/ART dan struktur, ini semua berkat bantuan Bg Eka Mahendra. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak-Bapak, Abang-abang, yang telah berusaha untuk menjadikan Suka Jaya Club ini lebih di pandang di Mata masyarakat, dan begitu juga dimata Pemerintah setempat.”Ucap ARis
 
“Harapan yang selalu saya idamkan adalah semoga Kedepannya Suka Jaya Club ini bisa membawa nama harum Mandau ini. dan disegani oleh club-club lain baik di Tingkat kecamatan, Kabupaten, Propinsi, dan Nasional.”Pungkas Aris mengkhiri pembicaraan (SC) 

Pengurus Alumni SMP 20 Padang Angkatan 89 Telah Terbentuk .

Portalbuana.com, Pekanbaru ( 29/08/2017 ) , Sudah 28 tahun tidak berjumpa dari semenjak tamat SMP dapat berjumpa kembali adalah suatu kebahagian yang luar biasa membuka pembicaraan denngan saudara Mardun.SH yang mana pada waktu pernah menjabat sebagai ketua OSIS dan sekarang berprofesi sebagai Pengacara yang berkantor di kota Bertuah Pekanbaru Riau .
 
Sewaktu kami dari media Portal Buana mewancari para alumni hadir juga Al Fouqan al putra yang satu angkatan tamatan tahun 1989 dan sekarang beliau yang akrab dipanggil Bang An sebagai pengelola Rental mobil dengan nama CV . RAHIKHADE AUTO RENTAL  dipadang kota tercinta .
 
Menurut Mardun  pembentukan pengurus alumni angkatanb 89 ini telah terbentuk 2 tahun yang lalu yang mana  Dedi Rusdamsyah,SH terpilih sebagai ketua .
 
Pada sehabis lebaran kemaren diadakan kegiatan pertemuan dan rekreasi bersama di Padang  dan kawan – kawan dari perantau ada yang hadir mengikuti acara tersebut yang mana acara tersebut dilaksanakan dari pagi sampai sore hari dengan penuh kekeluargaan dan suasana gembira.
 
Harapan kita pada kawan – kawan yang satu angkatan  dimanapun keberadaannya agar dapat bergabung dengan menghubungi sekretariat jalan ST Syaril Nomor : 35 Padang atau dapat berkomonikasi denga saudara Tony Saputra dengan Nonor Hp 08126733619 
 
Agusman Duha

Wartawan Mimika Minta Kapolri Pecat Kapolres Way Kanan

Portalbuana.com, TIMIKA | Solidaritas wartawan se-Kabupaten Mimika, Papua, mendesak Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian segera mencopot Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan setelah menghina profesi wartawan dan masyarakat Lampung. 
 
Tuntutan aspirasi para pekerja Pers di Mimika yang dikoordinir Ikatan Wartawan Online (IWO) Mimika disampaikan dalam unjuk rasa damai di Bundaran Tugu Perdamaian Timika Indah, Kota Timika, Selasa (29/8/17).
 
Cibiran Kapolres Way Kanan yang menyebut wartawan seperti kotoran hewan, dianggap sebagai penghinaan luarbiasa dan tak pantas dilontarkan seorang aparat Negara yang digaji dengan uang rakyat.
 
“Kami meminta Pak Kapolri segera copot Kapolres Way Kanan atau pecat saja dari institusi Polri,” tegas orator aksi Marsel Nara, Jurnalis Harian Papua. 
 
Orator lainnya, Husyein Abdillah meminta Kapolres Way Kanan segera meminta maaf kepada insan Jurnalis dan kepada masyarakat Lampung yang disebutnya ‘cacingan’ mana mungkin baca koran.
 
“Wartawan adalah profesi mulia, tidak pantas untuk dihina. Untuk itu, kami mengecam keras pernyataan Kapolres Way Kanan,” tandas Husyein. 
 
Dia berharap ucapan tak terpuji oleh Kapolres Way Kanan tidak dilakukan oleh pejabat Polri lainnya terutama di Mimika, Papua. Dirinya juga berharap kepolisian dapat memberikan ruang seluas-luasnya kepada wartawan untuk melakukan tugas jurnalistik.
 
“Kami harap ini yang terakhir. Karena masih banyak kasus lainnya, dimana wartawan diintimidasi aparat Negara termasuk kepolisian. Jangan lagi terjadi,” imbuhnya. 
 
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Mimika Steven Rantung mengatakan, aksi unjuk rasa ini digelar sebagai bentuk solidaritas Jurnalis di seluruh nusantara yang menyikapi penghinaan oleh Kapolres Way Kanan. 
 
Steven meminta Kapolres Way Kanan mempertanggung jawabkan ucapannya yang telah melukai hati seluruh pekerja Pers di Indonesia. 
 
“Kalian (polisi) yang seharusnya sebagai pengayom, menjadi teladan, bukan justru menjadi penindas apalagi melecehkan profesi kami wartawan,” ujarnya. (rum/SP)

Jalan Rusak Dan Berdebu Parah

Portalbuana.com, Duri, Selasa, 29/08/17 Tepatnya di jalan lintas Duri-Dumai km 12 desa Sebangar Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, jalan rusak parah dan berdebu,
 
menurut sumber kita dilapangan langsung SG (46),” jalan ini sudah lama rusaknya, cuma pernah datang perbaikan jalan untuk jalan ini, entah apa yang di kerjakan yang jelas kerjaan jalan ini cukup sebentar dan membuat parah begini, bukannya bagus makin parah malahan “ungkapnya, 
Warga sekitar berharap sangat kepada pemda untuk diperhatikan jalan ini, karna selain jalan yang dipergunakan untuk lalu lintas semua kalangan, debunya ini yang membuat sulit rasanya karna sudah tebal atap rumah atau atap bangunan yang berada disekitar jalan, disaat hujan, jalan ini beceknya makin parah, kemarau debunya makin mempersulit,”papar Warga itu lagi
 
warga berharap pemda Bengkalis memberikan perhatian yang sangatlah untuk ini, karna warga yakin jalan ini akan dibaiki, pasti, karna separuh tempat sudah ada pengerjaan jalan, harapan kami rute ini dulu, sebelum sesak nafas karna debu atau penyakit “pungkasnya” (fr) (hf)

Kecelakaan Maut Di Pinggir, Lintas Pekanbaru- Duri, Tubuh Ibu dan Anak Terpotong – Potong

Portalbuana.com, DURI – Kecelakaan yang terjadi pada pagi ini Sangat mengenaskan, tubuh ibu dan anak yang  berseragam sekolah tergeletak  di Pinggir Jalan, tepatnya Lintas Duri-Pekanbaru Km 115, Simpang Kantor Camat Pinggir, Selasa pagi (29/08/17) sekira pukul 06.00 WIB.
 
Setelah terseret bus Medan Jaya. Tubuh keduanya kelihatan hampir tak berbentuk karena terpotong – potong, Keduanya meninggal dengan cara tragis dan sangat mengenaskan.
 
Warga setempat menuturkan kepada awak media, kecelakaan maut itu terjadi saat ibu dan anak yang mengendarai motor keluar dari persimpangan menuju Lintas Duri- Pekanbaru. Pada saat bersamaan datang bus Medan Jaya dari arah Duri menuju Pekanbaru. Tabrakan tak terelakkan lagi. Keduanya masuk ke kolong bus dan terseret beberapa meter.
 
Setelah bus berhenti, jenazah keduanya tertinggal di pinggir jalan. Kondisinya amat mengenaskan. Tubuh si ibu hancur di bagian kepala, badan hingga kaki. Sementara jenazah si anak yang masih menyandang tak sekolah itu tergolek di belakang jenazah ibunya dengan posisi tertelungkup.
 
“Ini korban laka yang sangat mengenaskan. Merinding melihat kondisi tubuh korban yang hancur terpotong ini,” ujar warga yang enggan disebut identitasnya itu.
 
“saya tidak melihat langsung awal kejadian. Namun terdengar suara rem dan suara benda beradu. Saya langsung  keluar rumah dan melihat Bus Medan Jaya yang posisinya dari arah Duri menuju Pekanbaru sudah berhenti. Dikolong Bus ada satu unit sepeda motor Supra X. Si Ibu dan anak perempuannya sudah tergeletak di jalan dengan kondisi yang sangat megenaskan. Kepala dan tubuh keduanya remuk, mungkin tergilas roda bus tersebut, “papar warga tersebut.
 
Kecelakaan yang terjadi ini, dengan Korban Ibu (MN) yang mengendara sepeda motor jenis Supra X bernomor polisi BM 2761 JQ dan anak perempuannya (YY) yang masih duduk di bangku sekolah dasar, dengan satu unit Bus Medan Jaya bernomor Polisi BK 7172 LD itu menyita perhatian warga. Warga prihatin melihat kondisi tubuh ibu dan anak yang  ternyata warga RT 04 RW 03 Dusun Jaya Mukti Desa Pinggir Kecamatan Pinggir .(Team Portal Buana)

Polsek Belawan Ringkus Bandar Narkoba Sabu Boncel CS

Portalbuana.com Sumut (28/08/2017) Meningkatkan program kerja Kapoldasu dalam misi pemberantasan Narkoba Dalam dua hari Polsekta Belawan meringkus diduga Bandar dan pengedar narkotika jenis sabu ditempat yang terpisah. Selanjutnya kata Kapolsekta Belawan AKP Edi Suprianto, Senin (28/8/2017) tersangka Safrizal alias Boncel (44) warga Jalan P. Ambon Kel.Belawan Bahar Kecamatan Medan Belawan yang diduga sebagai pengedar.
 
Dari keterangan tersangka, diperoleh informasi bahwa sabu dibeli dari tersangka Ginda Gultom. Memperoleh informasi tersebut, tim langsung turun kelapangan yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu B.Sebayang dan Panit Reskrim Ipda Surana dan Panit II Reskrim Ipda L.Tambunan turun kelokasi yang sudah diketahui.
 
Tak berapa lama berada dilokasi tersangka, tim berhasil menemukan tersangka Ginda Dultom (45) yang berprofesi sebagai  Buruh warga Blok 9 P. Sicanang Kelarahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan, keduanya diciduk saat berada P. Sicanang Kecamatan Medan Belawan, ditangkap Minggu (27/8/2017) sekira pukul 07.00 Wib.
 
Dari tersangka disita barang bukti -3 (tiga) bks plastik kecil berwarna bening yang berisikan butiran Sabu-sabu bruto 2,5 gram, 2 (dua) unit HP dan
50 (Lima Puluh) buah plastik kosong warna bening
 
Selanjutnya dilokasi yang berbeda, jelas Kapolsek, pada Sabtu (26/8/2017), tim juga berhasil menciduk tersangka beinisial Mbd alias Manen (27) warga Lorong VI Umum Lingkungan XIII Kelurahan Bagan Deli Belawan, MD alias Wira (40) dan MZD Sitompul alias Udin Sitompul (33) warga Lorong 1 Umum Kel Bagan Deli  Belawan,  dan Sulaiman  (33) warga Jalan Ujung Tanjung Gg. Bilal Kel Bagan Deli Belawan
 
Penangkapan para tersangka ini berhasil tidak terlepas dari informasi yang disampaikan masyarakat. Dari tersangka diamankan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik kecil berwarna bening yang berisikan butiran Sabu-sabu 1 (satu) buah Tutup Jarum.
1 (satu) buah botol cap kaki tiga berisi air.
1 (satu) buah kaca pin yang bekas sabu-sabu, dua buah Mancis 1 (satu) buah kompeng dua buah sekop pipet. Kini Bandar dan pengedar dimasukkan dalam sel tahanan.tutur  Kapolsek .(ilham)

Polsek Medan Kota Ringkus Warga Asahan Pengedar 50 juta Uang palsu Di Pasar Petisah

Portalbuana.com Sumut (28/082017) Gawat uang palsu sudah mulai beredar 30 juta uang palsu tersebut berupa pecahan 100 ribu dan sebanyak 20 juta dengan pecahan 50 ribu.
 
Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing menyatakan bahwa pihaknya mengungkap peredaran uang palsu tersebut dan menangkap 4 (empat) orang yang diduga sebagai pelakunya, pada Jumat (25/8) siang.
 
“Pengungkapan berawal pada Senin (21/8), dimana anggota Unit Reskrim Polsek Medan Kota mendapat info adanya warga Tanjung Balai Kab Asahan sedang mengedarkan uang palsu di kota Medan. Anggota menindak lanjuti informasi tersebut dengan  melakukan Undercover,” tutur Kompol Martuasah Tobing, Senin (28/8).
 
Selanjutnya pada Jumat (25/8), sekira pukul 14.00 wib Unit Reskrim Polsek Medan Kota menangkap tersangka Safrudin Sukri alias Ucok dan Anto alias Aan, beserta barang bukti 50 juta rupiah.
 
“Malamnya, sekitar pukul 20.00 WIB, dilakukan pengembangan menuju Tanjung Balai tempat uang palsu tersebut dibuat oleh tersangka Meilandi. Pelaku ini kemudian ditangkap bersama barang bukti yang digunakan untuk membuat uang palsu tersebut pada Sabtu pagi. Meilandi ditangkap di rumah jalan Mawar 5 Pernah Tanjung Balai,” lanjutnya.
 
Pengembangan selanjutnya, Sabtu sore pukul 18.00 WIB, Unit Reskrim kembali ke Medan dan melakukan penangkapan terhadap pelaku bernama Akiat, yang diduga sudah menyebarkan uang palsu itu ke masyarakat. Akiat ditangkap di jalan T. Amir Hamzah Medan.
 
“Para tersangka dijerat dengan Pasal 26 Jo pasal 36 UU RI Noo 7 tahun 2011, tentang Mata uang dan pasal 245 KUHP,” tegas Kapolsek.
 
“Unit Reskrim Polsek Medan Kota masih mendalami informasi dan pengakuan pelaku bahwa kelompok ini sudah beberapa kali menjual uang palsu dan diduga uang digunakan untuk membeli Narkoba,” ujar Kapolsek.(Rls team TBH) 
 
Translate »