Warga Gebu Minang Bersama IKM Gonjong Limo dan Iqra’ Center Adakan PelatihanDi Rumah Gadang Minang Kabau

By  |  0 Comments

Portalbuana.com -, Untuk mendapatkan kenikmatan dan kekhusyu’kan dalam sholat, sangat diperlukan sikap ihklas serta berserah diri kepada Allah SWT. Hal tersebut hanya bisa terwujud apabila umat muslim betul-betul dapat merasakan kebutuhan akan sholat bagi dirinya sebagai sarana komunikasi dengan sang penciptaNya. Untuk mencapai shalat berkualitas (khusyu) itu diperlukan ilmu dan kiat khusus sebagaimana yang sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW, “Ujar Ustadz Heru Puji Hartanto, S.Pd dalam pelatihan sholat berkualitas bersama warga gebu minang di rumah gadang Minangkabau Jl. Kebonsari No. 64 Injoko Surabaya Minggu,9/4.

Acara yang didukung oleh Gerakan Budaya Minang (Gebu Minang) Jawa Timur, IKM Gonjong Limo dan Iqra’ Center Surabaya berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh peserta yang hadir. Diantaranya terlihat tokoh muda Gebu Minang Hifzon, S.Ag, dan beberapa pengurus dan bundo kanduang gebu Minang lainnya serta ditambah pemuda/i ikatan mahasiswa Minang (Imami) Jawa Timur, serta para simpatisan, dan jama’ah enam masjid yang sengaja diundang oleh panitia. Pengurus Gebu Minang Drs. Syamsurizal mengatakan, sangat mendukung serta  mengapresiasi kerja panitia yang sudah berusaha keras mewujudkan acara pelatihan sholat khusyu. Kedepannya ia mengharapkan, “kegiatan religius seperti ini hendaknya menjadi agenda rutin dilaksanakan oleh gebu Minang, “pinta pria berbadan tegap tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia pelatihan sholat khusyu’ Drs. Efrulwan, M.Sc mengatakan, tujuan digelarnya pelatihan sholat khusyu’ adalah untuk membangkitkan dan menumbuhkan nilai-nilai religius dan kecintaan kepada Islam terutama melaksanakan ibadah sholat. Diakuinya kegiatan pelatihan sholat khusyu’ tersebut, perdana diadakan Gebu Minang di Rumah Gadang Surabaya. “Inshaallah  direncanakan digelar secara rutin tiap bulannya di Rumah Gadang  Surabaya.

Pelatihan tidak saja diperuntukan bagi warga gebu minang namun juga terbuka untuk masyarakat umum, sedangkan
untuk pemateri yang diundang mengisi pelatihan sholat khusyu’ kedepannya, didatangkan dari berbagai dimensi dan disiplin ilmu, seperti medis, akademisi, praktisi  maupun tokoh agama, “jelas Pria berkumis putih yang juga ketua IKM Gonjong Limo Surabaya.

Terkait pentingnya kiat sholat khusuk dipelajari oleh umat muslim, sudah jelas ditegaskan Allah Subhanahu Wata’ala  dalam Al-Qur’an Surat Al-Furqon ayat 77 yang berbunyi,“Katakanlah kepada orang-orang musyrik, Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadahmu. Tetapi bagaimana kamu beribadat kepadanya) padahal kamu sungguh telah mendustakannya? Karena itu kelak azab pasti menimpamu”. Menurut firman Allah SWT ini, lanjut ustadz Heru, ada tiga makna yang dapat dijadikan pelajaran bagi umat.  Pertama, Allah SWT akan memperhatikan muslim, jika  ada ibadah kepadaNya, kedua, ada  berdoa (berzikir) kepadaNya dan ketiga  menyeru dan meminta kepadanya. Namun apabila muslim tidak melaksanakan kewajiban diatas, tentu pertolongan Allah SWT akan jauh dari umat Islam, terangnya.

Kemudian sebagaimana sabda Rasul juga, bahwasanya shalat merupakan tiang dari agama dan amalan anak Adam yang pertama dihitung oleh Allah di akhirat kelak. “oleh karena itu selaku umat muslim yang patuh dan taat kepada ajaran Rasulullas SAW. mari kita dirikan sholat dengan khusyu’, semoga shalat berkualitas dapat kita gapai diringi Ridho Allah SWT. Adapun ciri orang yang mendapatkan kekhusukan dalam shalat diantaranya sibuk melakukan intropeksi diri terhadap kesalahan dan kekurangan diri selama ini. Hamba tersebut menjadikan  setiap aktivitas kehidupannya  tidak lain menunggu waktu shalat dan kesibukan duniawi baginya hanya selingan bukan dijadikan tujuan utama untuk dicapainya, namun yang menjadi tujuan akhirnya adalah sholat yang khusyu’ dan diterima oleh Alla SWT “terang ustadz Heru, alumni matematika Unitomo Surabaya itu.

Hal senada juga disampaikan Ustadz Natalis Wahyu Disminianto yang bertindak sebagai pemateri kedua. Dijelaskan ada beberapa macam cara pandang/persepsi orang terhadap sholat diantaranya, sholat hanya sebagai rutinitas hidup, sebagai pengugur kewajiban, sebagai beban karena takut azab neraka, membaca doa bukan berdoa. Kemudian ada juga yang mejadikan shalat sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, namun yang paling terbaik sholat dijadikannya sebagai rasa cinta (mahabbah)  kepada Allah SWT. “Adapun manfaat sholat  khusyu’ bagi uat Islam dalam kehidupan sehari-hari yakni sebagai pembuka pintu hikmah, benteng dari kemaksiatan, mengundang pertolongan Allah SWT dan penggugur dosa, “tutup guru berbadan tambun tersebut. (Zulkifli)

Be Sociable, Share!
happywheels

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »