Polda Sumut Dan BNN Rilis Penangkapan Bandar Sabu 44 kg  Dua Bandar Sabu Tewas Di Tembak

By  |  0 Comments
Portalbuana.com, (16/07/2017) ,Poldasu  bersama BNNP Sumut, beserta Bea Cukai terpaksa menembak 2 dari 10 sindikat penyelundupan puluhan kilogram narkotika jenis sabu di areal parkir SPBU Pasar Bengkel, Perbaungan, Serdang Bedagai, Sabtu (15/7/2017).
 
Kedua pelaku yang tewas ditembak petugas yakni Bambang Julianto, sebagai bandar serta penyedia barang, dan Moh Syafii alias Panjul alias Boy yang berperan membawa barang dari Malaysia.

 

Sementara 8 pelaku lainnya yakni Samsul Bahri, berperan sebagai pembawa barang dari Malaysia, Sahidul Saragih, Heri Agus Marzuki, Rovvi Syahriandi, Eddy Sahputra Sirait sebagai kurir, Ayaradi sebagai pembawa barang dari Malaysia, Untung yang bertugas sebagai checker serta seorang oknum Polri, Aiptu Suheryanto.
 
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, mengatakan kasus tindak pidana narkotika jaringan internasional Indonesia-Malaysia ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di daerah Pantai Cermin-Perbaungan akan ada transaksi narkotika.
 
“Selanjutnya tim melakukan penyelidikan dan berlanjut penangkapan di areal parkir SPBU Pasar Bengkel, Perbaungan, Serdang Bedagai,” tegasnya
 
Di SPBU itu, lanjut Arman Depari, petugas meringkus 3 orang pelaku dengan barang bukti 44 Kg sabu-sabu. Penangkapan itu pun dikembangkan, hasilnya 7 orang diamankan dari warung kopi di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Perbaungan. Salah seorang yang ditangkap yaitu bandar bernama Bambang Julianto bersama Aiptu Suheryanto.

 

“Saat dilakukan pengembangan tersangka atas nama Bambang dan Moh Syafii melakukan perlawanan. Seorang petugas pun terluka di bagian kaki sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” ucap Arman Depari.
 
Arman menambahkan jika barang bukti yang diamankan dari para tersangka yaitu 44 Kg sabu-sabu, 4 unit kendaraan roda 2, 3 unit kendaraan roda 4, beberapa kartu identitas dan sepucuk revolver berserta satu kotak peluru.
 
Sementara itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw membenarkan jika oknum polri, Aiptu Suheryanto, ikut terlibat dalam kasus tersebut.
 
“Oknum ini bertugas di Satpol Air Polres Serdang Bedagai. Dia berperan sebagai pengendali di lapangan,” kata Kapolda Sumut.( ilham)
Be Sociable, Share!
happywheels

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »