Berita

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni prihatin dan peduli dengan bencana yang terjadi

Bupati bersama Masyarakat berfoto bersama pemenang  Lomba Tabuh Bedug pada Malam Takbiran Idul Adha (Foto : Amir/zul)


PORTALBUANA.COM, Parit Malintang (25/08/2018). Tahun ini daerah kita diuji sedang diuji oleh Allah dengan bencana banjir bandang dan abrasi pantai. Sama dengan daerah lain yang juga sedang diuji banjir, angin kencang dan gempa yang hampir tiap hari di beberapa daerah lain, seperti yang terjadi di Lombok.

Hal ini disampaikan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni pada saat memberikan sambutan penyelenggaraan Idul Adha 1439 halaman kantor Bupati Padang Pariaman di Parit Malintang, Rabu (22/08).

Ikut hadir dalam penyelenggaraan Idul Adha tahun ini, Wakil Bupati Suhatri Bur, Ketua DPRD Faisal Arifin, Kapolres Padang Pariaman dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Padang Pariaman.

Lebih lanjut Bupati Ali Mukhni menyampaikan, sudah sepatutnya kita ikut prihatin dan peduli dengan bencana yang terjadi dengan cara ikut membantu memberikan bantuan apa yang bisa disumbangkan. Dimana kita merasakan bagaimana cobaan gempa, kesulitan dan derita yang mereka rasakan, seperti kita rasakan sebelumnya.

Terkait dengan bencana abrasi pantai di Ulakan, banjir di Pasar Sungai Limau dan banjir bandang di Nagari Anduriang Kayu Tanam, Ali Mukhni menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan tindakan secepatnya dengan berkoordinasi dengan Gubernur Sumbar, Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWS) dan BNPB di Jakarta.

“Kepada instansi tersebut kita meminta bantuan sebesar Rp. 800 Milyar untuk Anduring Kayu Tanam, Rp. 560 Milyar untuk Pasar Sungai Limau dan abarasi di Ulakan lebih dari Rp. 1 Triliun,” jelasnya.

Ali Mukhni mohon doa semua warga Padang Pariaman, agar usahanya menangani pasca bencana mendapat perhatian dari instansi tersebut.

“Untuk itu, mari kita saling mendoakan agar daerah kita terhindar dari bencana apa saja dan kita bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujar Ali Mukhni.

Salah satu upaya dari doa itu juga tidak terlepas dari upayanya mengganti nama Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi Bandara Internasioal Syekh Burhanuddin.

“Mudah-mudahan niat kita mengganti nama bandara dengan tokoh ulama di Sumatera Barat menjadikan daerah kita daerah selalu didoakan keselamatan dan keberkahan oleh ulama yang sudah mendahului dan masih hidup bersama kita. Sehingga daerah kita terhindar dari bencana,” harapnya.

Ali Mukhni juga mengajak jemaah shalat Id untuk ikut memberikan sumbangan, infaq dan sadaqah untuk saudara kita di Lombok yang sedang diuji bencana gempa bumi.

“Saat ini, Pemkab Padang Pariaman sudah berhasil menghimpun sumbangan sebesar Rp.100 juta. Insya Allah dalam dua hari ini kami akan mengantarkan sumbangan ke Lombok sambil bersilaturahim dan menghibur warga Lombok yang sedang kesusahan,” katanya lagi.

Ali Mukhni masih memberi kesempatan bagi warga yang ingin ikut menyumbang untuk dapat menghubungi Sekda Jonpriadi.

Bupati Ali Mukhni juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan jemaah karena pelaksanaan sholat Idul Adha 1439 H belum bisa menggunakan Masjid Raya Padang Pariaman yang berada di komplek IKK, karena kondisi pelaksanaan pembangunan masjid yang belum selesai.

“Saat ini kita sedang upaya menyempurnakan penyelesaikan pembangunan Masjid Raya Padang Pariama yang setiap tahun dianggarkan untuk menuntaskan pembangunannya,” paparnya.

Ali Mukhni mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD yang sangat membantu dalam penganggaran masjid berapa pun diminta.

“APBD Padang Pariaman setiap tahun selalu naik. Mungkin karena setiap tahun kita selalu menganggarkan pembangunan masjid sehingga APBD kita selalu naik, ini adalah balasan dari Allah,” katanya senang.

Ali Mukhni menjelaskan kondisi Masjid Raya Padang Pariaman yang akan memiliki luas 80 x 90 m dengan akan menelan anggaran Rp50 Milyar.

“Insya Allah, tahun besok, pelaksanaan shalat Idul Fitri sudah bisa menggunakan Masjid Raya Padang Pariaman jika terjadi hujan. Jika tidak hujan sebaiknya dilaksanakan di lapangan,” harapnya lagi.

“Selamat Idul Adha 1439 H, mohon maaf lahir bathin, semoga segala semangat pengorbanan selalu menjadi amalan dan kebaikan dalam hidup kita dalam berbangsa dan bernegara, ujar Ali Mukhni menutup sambutannya. Bertindak sebagai khatib Prof Dr Duski Samad, MA.

Usai shalat Idul Adha, Bupati menyerahkan hadiah pertama kepada Kecamatan Lubuk Alung sebagai pemenang Lomba Tabuh Bedug pada Malam Takbiran Idul Adha malam sebelumnya.[zul]
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERBARU

To Top
Translate »