Sumbar

Digemari di Luar Negeri, LARA Dilirik Penikmat Musik di Tanahair

Portalbuana.com,  PADANG – Sukses dengan single ‘Negotiation’ dan ‘Kamu’, LARA makin serius menekuni karir musiknya. Penyanyi Jakarta asal Surabaya ini kembali merilis single terbarunya, yang berjudul sama dengan namanya, ‘Lara’. 
 
Terkait dengan rilis single terbarunya ini, penyanyi Jakarta asal Surabaya ini berkunjung ke Kota Padang, dari tanggal 21 – 24 September 2017. Selama di Padang, Perwira Entertainment telah menyiapkan beberapa agenda acara untuk LARA; talkshow di stasiun radio (Sushi FM, Arbes FM, RRI Pro 2 FM, Warna FM), talkshow di PadangTV, dan live perform bareng Rizky Febrian dan Yuni Shara, di Pangeran Beach Hotel. 
 
“Single perdana ‘Negotiation’, adalah lagu yang aku tulis sendiri, liriknya full english, dan mastering dilakukan di UK. Lagu ini sempat menduduki anak tangga lagu di Inggris, dan juga menembus beberapa radio di Singapura, Hongkong, Malaysia, Inggris, dan Australia. Pada single ke dua ‘Kamu’ aku bawain lagu karya Dhody Kangen Band. Dan untuk single terbaru ‘Lara’, aku sendiri yang tulis lagunya,” kata LARA, penyanyi kelahiran Surabaya, 6 Maret 1995, mahasiswi di Paramadina University. 
 
Lagu Lara menjalani proses rekaman di Delapan Studio & Fajar (Jion Studio), dan mastering di Sage Audio Nashville (US). Musik dan vokal digarap CongQ, yang didukung oleh beberapa musisi; Adre Rico (piano), Putra Jion (gitar), Qelly (drum), Marcos Mamahani (saxophone), dan maestro violin Indonesia ‘Hendri Lamiri’ (string). 
 
“Single ketiga berjudul ‘Lara’ ini menawarkan warna yang berbeda dari single sebelumnya, yang cenderung lebih cheer up, meski tetap happy tapi ada galau-galaunya. Lagunya berkisah tentang seseorang yang kangen dengan seseorang lainnya, tapi tidak kesampaian, karena mereka tidak mungkin bertemu. ‘Miss you right now’ pada liriknya jadi ruh di lagu ini,” kata LARA, yang mengundang penasaran warga Kota Padang saat telpon talkshow interaktif di radio. 
 
Semua karya lagu yang telah dirilis LARA mengusung genre musik berbeda-beda, namun karakter vokal RNB menjadi benang merahnya. Karakter vokal yang cukup jarang dimiliki penyanyi di Indonesia, ini akan menjadi kekuatan tersendiri bagi LARA untuk mendapat ruang di hati penikmat musik di Tanahair. 
 
“Poinnya jadi penyanyi itu kan vokal, sedangkan vokal di Indonesia tidak akan banyak beda notasi. Lagu juga begitu-begitu juga, dan penyampaianpun mentok-mentoknya juga begitu-begitu aja, di luar negeri begitu juga. Untuk aku, lebih kepada be myself, secara vokal natural keluar, cukup jadi diri sendiri agar menjadi ciri khas sendiri,” tambah LARA, yang merilis lagunya secara indie dan dipublish oleh Aquarius Musikindo. 
 
LARA juga mengatakan, tengah melakukan event lomba covering untuk lagu Lara. Infonya dapat diakses melalui akun sosial medianya, ‘larassyp’, dan lagu Lara sudah dapat dinikmati pada link Youtube berikut ini; https://youtu.be/TJLQgomm1_4 .(M Fadhly)

Pemuncak Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar Tingkat Nasional 2017 Diumumkan

Portalbuana.com, PADANG – Naskah para peserta Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar Tingkat Nasional 2017 yang diterima oleh Dewan Juri dari tanggal 1 April – 31 Agustus 2017, telah diakurasi. Secara resmi, pada hari Kamis 21 September 2017, para pemuncaknya ditetapkan.
 
Cerita pendek yang disajikan Muhamad Muckhlisin, mahasiswa STKIP Al-Bayan, Rangkabitung, Banten, serta puisi karya Abdul Warits, mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Madura, ditetapkan sebagai juara pada Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar, 2017, bagi pelajar dan mahasiswa tingkat Nasional.
 
Selain menetapkan juara I, enam juri dari dua kategori lomba yang diusung Harian Umum Rakyat Sumbar, koran harian terbitan Bukittinggi, Sumbar, juga menetapkan juara II dan juara III, serta para nominasi. 
 
“Khusus juara tiga dan nominasi, jumlah pemenangnya berbeda,” kata Ketua Panitia Revdi Iwan Syahputra, yang juga pemimpin redaksi Harian Umum Rakyat Sumbar.
 
Pada tiap kategori ada tiga peserta yang ditetapkan sebagai juara III, sedangkan untuk nominasi juga berbeda. Ada lima nominasi cerpen dan 18 nominasi puisi, “juara satu hingga tiga memperoleh hadiah berupa uang tunai dan sertifikat,” tambah Revdi, sembari menyebutkan, khusus juara satu dan dua juga mendapatkan piala dan semua naskah pemenang dan nominasi akan dimuat di Harian Umum Rakyat Sumbar.
 
Sayembara mengangkat tema ‘Yuk, Kita Hijrah ke Syariah’, bertepatan dengan momentum tahun baru hijriah. Terhadap naskah yang diterima masuk, tiga juri puisi; Esha Tegar Putra, Syarifuddin Arifin dan Sulaiman Juned, memberikan catatan bahwa sebagian besar peserta terjebak dengan tema, sehingga memaksakan memasukkan kata-kata syariah. Puisinya rata-rata berupa doa, menggurui, perintah, imbauan dan pernyataan, pilihan diksi perlu ditingkatkan serta harus tetap memperhatikan bahwa puisi harus ada etika, estetika dan logika. 
 
“Tema tak terlalu mengikat, tapi peserta terlalu kaku dalam berbahasa. Tak ada kebaruan dari tafsir mereka terhadap tema,” kata mereka menjelaskan.
 
Sedangkan tiga juri cerpen; Yusrizal KW, Gus TF dan Muhammad Subhan menilai, tema yang diajukan diterjemahkan secara verbal oleh peserta sehingga mereka terjebak dan terbeban dengan tema. Padahal tema yang ditawarkan panitia intinya adalah memperbaiki prilaku yang keliru. Naskah mampu menyasar dengan mengangkat yang lebih substansi. Ada kualitas yang sangat bagus. Ada yang menampilkan cara bercerita sufi, tidak ada yang kebetulan. Perumpamaan berangkat dari pengalaman.
 
“Panitia akan menghubungi pemenang dari email panitia terlebih dahulu,” jelas Ope sembari menyebutkan, tidak ada biaya apa pun yang dibebankan kepada pemenang, nominasi dan peserta. Lebih detail dapat dilihat di dan diakses di akun fb Harian Umum Rakyat Sumbar di https://www.facebook.com/harian.rakyatsumbar  (M.Fadhli)

Gelora Literasi 500 Siswa Sekolah di Bumi Sangkabulan

Portalbuaana.com, PADANG – Dinas Kearsipan Pasaman Barat menggelar acara peringatan Hari Gemar Membaca dan Kunjungan Perpustakaan, puncak acara digelar pada hari Kamis, 14 September 2017. Sebanyak 500 orang siswa berbagai tingkatan sejak Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Lanjutan Atas tumpah ruah mengikuti acara ini. Selain siswa hadir pula guru-guru pendamping dan pembimbing yang tentu saja sibuk mengawasi siswanya masing-masing di halaman kantor yang ditata sedemikian asri itu. 

 
Banyak acara yang digelar dalam peringatan kali ini. Ada Launching Kartu Anak, Lomba Mewarnai, Story Telling dan Workshop Mendongeng, Lomba Menulis Cerita Rakyat bagi siswa SMP serta Workshop Menulis Artikel bagi Guru SMP. Serangkaian acara sebetulnya sudah mulai digelar sejak awal bulan lalu dengan mengusung tema Peningkatan Minat Baca di Pasaman Barat. Sekretaris Daerah, H. Manus Handri yang bertindak mewakili Bupati Pasaman Barat dengan gembira dan senang hati, membuka acara itu lalu ikut membaur bersama para siswa. Kegembiraan selalu bisa kita peroleh dari kemeriahan dunia anak-anak. Sebab itu sudah sepatutnya pulalah Pemerintah bekerja aktif dalam menghadirkan ruang bahagia berupa aneka kegiatan kreatif bagi anak-anak dan remaja. Dan Dinas Kearsipan Pasaman Barat dengan fasilitas layanan Perpustakaan yang semakin lengkap agaknya semakin siap untuk terus menggelorakan semangat literasi di Bumi Sangkabulan, sebutan bagi Pasaman Barat yang terangkat dari kisah mitologi kearifan lokal.

Pemenang pertama Ajang Lomba Mewarnai diraih oleh siswa TK Al Faras, Juara 2 dan Juara 3 diraih oleh siswa TK Al Azhar. Sedangkan pemuncak pada ajang Lomba Menulis Cerita Rakyat setingkat SMP se-Pasaman Barat diraih oleh Risa Novianis dari SMPN 5 Kinali (Juara 1), Rosa Rahmadani dari SMPN 2 Gunung Tuleh (Juara 2) dan Delvian Narendra dari SMPN 3 Kinali (Juara 3). 


Berbagai pegiat literasi didatangkan untuk mengisi acara. Terlihat Kak Niki Martoyo si pendongeng asal Padang Panjang yang tampil lincah, heboh dan energik. Ada pula novelis Maya Lestari GF, pegiat Kelas Kreatif Indonesia yang didaulat sebagai fasilitator dan tim penilai lomba menulis bersama-sama dengan penyair Arbi Tanjung, Pegiat Literasi Pasaman yang juga Ketua Komunitas Sarunai Bukittinggi. Selain keduanya, pada keesokan harinya (14/9) terlihat pula kehadiran beberapa pegiat budaya, seni dan sastra dari Pasaman Barat yang didampingi Denn Meilizon, penyair asal Pasaman Barat berbincang hangat di ruang Perpustakaan Pasaman Barat. Kepada Kepala Dinas Kearsipan Pasaman Barat yang diterima oleh Kepala Bidang Layanan dan TIK, Muharram, S.Sos mereka menyampaikan keinginan dan ajakan untuk bersinergi dengan Pemerintah Pasaman Barat dalam mendorong serta menggerakkan literasi berbasis budaya dan pendidikan di Pasaman Barat. 


Momen memperingati Hari Gemar Membaca dan Hari Kunjungan Perpustakaan kali ini memang dimanfaatkan pula sebagai ajang silaturahmi antara pegiat literasi asal Pasaman Barat dengan pihak Dinas Kearsipan Pasaman Barat sebagai leading sector gerakan literasi. Karena cakupan literasi sesungguhnya bukan hanya sekedang membaca  dan menulis saja, tentu saja kunjungan seperti ini disambut dengan gembira. Apalagi dalam bincang-bincang tersebut tercetus pula untuk pendeklarasian sebuah forum yang mewadahi pegiat literasi di Pasaman Barat. Forum demikian sangat dibutuhkan guna menyatukan gerakan di tengah masyarakat, memasyarakatkan gemar membaca, menggali potensi daerah lewat kegiatan kreatif, mendorong nagari agar lebih tematik dalam mengelola gerak laju pembangunan di wilayahnya dan tentu saja menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keberadaan perpustakaan yang lengkap dan representatif di Pasaman Barat. Disamping itu, lewat gerakan literasi dapat menciptakan jejaring sinergi antar intansi di Pasaman Barat guna menguatkan Pasaman Barat sebagai kabupaten yang berkarakter terutama dalam Pendidikan, Budaya dan Pariwisata pada masa yang akan datang.


Apalagi pada tahun-tahun belakangan ini, Dinas Kearsipan Pasaman Barat lewat berbagai program dan kegiatannya aktif melakukan pembinaan dan dukungan pula. Pustaka nagari misalnya, telah tumbuh dan beberapa nagari sudah mulai mendapatkan manfaat. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat harus gerak cepat dengan mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk mengentaskan status ketertinggalan. Agaknya, gerakan literasi sebagai salah satu domain pembangunan daerah telah siap sedia untuk bergandengan tangan.(M.Fadhli)

Lagu ‘Republik Sulap’ Amir Roez Mantan Vokalis Elpamas Setajam Lagu ‘Pak Tua’

Portalbuana.com, PADANG – Amir Roez, penyanyi yang pernah menjadi vokalis grup musik Elpamas, merilis album bertajuk ‘The Album AmirRoez’, featuring dengan musisi pelopor reggae di Indonesia, Tony Q Rastafara. Album yang dirilis bulan September 2017 ini, konsep dan proses produksinya dikerjakan dalam waktu satu tahun, dan digarap di tiga studio; DSS Studio, Gana Studio, dan 9 Pro Studio. 
 
The Album AmirRoez yang mengusung tema sosial kehidupan dan semangat¬ untuk meraih kesempatan menang dalam hidup ini, berisi lima lagu; Blue Jeans Boetoet (karya Tony Q Rastafara), Ada Hati Ada Cinta, Ada Rindu Ada Pulang (karya Yono Slalu), The Winner (karya Oetje F. Tekol), Jangan Berpaling (karya Amir Roez), dan Republik Sulap (karya Tony Q Rastafara). 
 
Lirik lagu Republik Sulap mengingatkan kita pada lagu Pak Tua milik Elpamas, yang begitu tajam mengkritik pemerintahan. Lagu ini jadi satu kekuatan tersendiri bagi The Album AmirRoez. 
 
“Semua lagu di dalam mini album ini adalah lagu baru yang belum pernah direkam. Tantangan mewujudkannya adalah waktu juga biaya dan keraguan. Tapi karena tanggungjawab moral sebagai musisi, maka ‘harus’ jadilah mini album ini. The Album AmirRoez ini mengandalkan lagu Blue Jeans Boetoet, lagu yang memuat pesan bahwa segala sesuatu itu akan tiba waktunya menjadi usang atau tua, tapi tetap berguna. Dengan berjalannya waktu, maka kita mesti sadar pada perputaran nasib,” kata Amir Roez, ketika diwawancarai, Sabtu 16/9/2017.
 
Untuk menghasilkan karya yang makin berkualitas, album lagu ini didukung oleh para musisi yang sudah lama berkiprah di dunia musik, seperti; Noldy B Pamungkas (gitaris Erwin Gutawa Orchestra), Mahir Blues (gitar), Brig. Nuryadin (gitar), Masri A Piliang (gitaris New Rollies), Oetje F Tekol (bassis The Rollies), Tony Q Rastafara (bass), Edi Daromi (keyboardis band Iwan Fals), Amir Roez (keyboard), Darsyah (drum), Indra F Hakim (drum), Ossa Prima (drum), dan Krisna Waluyo Suryowidjoyo (Harmonika).
 
“Saya sengaja bersama Tony Q Rastafara dalam menggarap album ini, karena adalah sahabat seperjuangan saya dalam bermusik dan juga dalam kehidupan. Saya berteman dengannya sudah lebih dari 34 tahun, he he. Jadi ada semacam kesamaan pandangan dalam hidup, termasuk dalam bermusik. Saya selalu ingin semangat untuk berkarya. Kalaupun jatuh, bangun lagi. Tak ingin menyerah, karena hidup ini indah. Dan album ini merupakan bentuk pengendapan pemikiran dan kepasrahan, sebuah proses bagi saya agar menjadi lebih dewasa dalam bermusik,” tambah Amir Roez.
 
Keberadaan Amir Roez di blantika musik Indonesia sudah mengukir sejarah panjang. Bermula jadi vokalis di album Anak Jalanan dan Kembang-kembang Metropolitan (1984), vokalis album Suara Persaudaraan (garapan James F. Sundah and Friends). Juga menjadi vokalis beberapa soundtrack film; Anak-Anak Malam (Rano Karno – 1985), Macan Kampus (Rano Karno – 1987), Catatan si Boy II (1988), Kristal-Kristal Cinta (1990), Catatan si Boy IV (duet Rita Effendi – 1990). Juga pernah album duet dengan Neno Warisman (1990).
 
Amir Roez juga pernah menjadi vokalis pada grup musik; Rit Band, Dimensi Band, Sinema Band, Big City Blues, Elpamas, dan juga vokalis pada beberapa album garapan musisi ternama di Indonesia. Amir Roez juga pernah menulis lagu untuk beberapa penyanyi, dan juga mengisi beberapa jingle iklan produk bermerek di Indonesia. Saat ini Amir Roez juga masih aktif sebagai pelatih vokal dan juri nasional tingkat SMA untuk kategori solo vokal di FLS2N, kerjasama dengan Kemendikbud. 
 
The Album AmirRoez merupakan album solo ke dua bagi Amir Roez, setelah 28 tahun yang lalu merilis album solo pertamanya, Goyang Dunia (1989). Kegiatan promo untuk The Album AmirRoez ini selain melalui panggung, juga melalui pemutaran di stasiun radio pada beberapa kota di Indonesia. Dan album ini dipasarkan secara digital lewat manajemen Salam Damai Production, juga melalui penjualan langsung dengan menghubungi 082123709450.
 
“Halo pecinta musik Indonesia, mari selalu jadikan musik Indonesia sebagai tuan rumah di negeri budaya yang kaya ini. Salam damai selalu,” sapa Amir Roez menutup wawancara.
Videoklip lagu andalan di The Album AmirRoez yang berjudul ‘Blue Jeans Boetoet’ sudah tersedia di link Youtube berikut ini; https://youtu.be/dRYpebt6IdU .

Dzikir Akbar & Penggalangan Dana Untuk Rohingga Bersama ASA Peduli dan Komunitas

Portalbuana.com, Padang, – Tergerak hati para anak muda di Kota Padang untuk membantu, ketika mendengar saudara Rohingya-nya mengalami peristiwa yang memilukan hati di Rakhine, Myanmar. Foto dan video sadis yang viral di media sosial akhir – akhir ini sangat menyayat hati, memilukan dan menggerakkan empati. 
 
Tergabung dalam #PadangPeduliRohingya, sejumlah komunitas yang terdiri dari : ASA Peduli, MAX Bersaudara, Air Softgan Padang, Musisi Padang, Lidik Krimsus RI, Chebex dan beberapa komunitas lainnya, bahu membahu melakukan aksi sosial untuk Rohingya. Kegiatan itu mereka beri nama “Dzikir Akbar for Rohingya dan Penggalangan Dana”, yang dilaksanakan kemarin, Jum’at (15/9/2017), di Pelataran Parkir Telkom Padang dan Mesjid Raya Sumatera Barat.
 
“Alhamdulillah, walaupun kegiatan kita sederhana, tapi dengan Event #PadangPeduliRohingya ini mampu menggerakkan kepedulian sebagian anak muda dan komunitas di Kota Padang untuk saudara muslim Rohingya-nya. Semoga kegiatan yang dilaksanakan di Pelataran Parkir Telkom dan Mesjid Raya Sumatera Barat kemarin itu, bisa berlanjut dalam bentuk gerakan dan aksi – aksi positif dan konkrit lainnya. Selama konflik di Myanmar belum selesai, kami tetap terus peduli,” papar Rico Adi Utama, Ketua Panitia Pelaksana #PadangPeduliRohingya, (16/9/2017).
 
Untuk kegiatannya, diawali dengan Dzikir Akbar di Mesjid Raya Sumatera Barat, usai Shalat Jumat. Setelah itu, aksi penggalangan dana dilakukan di simpang/ perempatan lampu merah samping Telkom Padang, yang diiiringi dengan sumbang lagu para Musisi Padang. 
 
“Bentuk semangat Peduli terhadap Rohingya ini, perlu kita pupuk. Jangan berhenti sampai disini, anak muda Kota Padang harus sensitif soal kemanusian. Apapun kegiatan kepedulian anak muda di Kota Padang, akan saya dukung penuh,” ungkap H. Maidestal Hari Mahesa, tokoh muda Kota Padang dan juga saat ini diamanahkan sebagai Anggota DPRD Kota Padang, dari Fraksi PPP.
 
Sementara itu, Dady Fatria, selaku Sekretaris #PadangPeduliRohingya menjelaskan, bahwa hasil akhir dari penggalangan dana pada pukul 18.00 WIB, dihari yang sama setelah aksi, langsung disalurkan kepada saudara Rohingya, melalui NGO bernama ACT (Aksi Cepat Tanggap). “Semua dana yang terkumpul, baik dari penggalangan di media sosial yang dilakukan oleh Bapak Fri Fatria, para komunitas dan yang lainnya, kita sudah serahkan sore kemarin langsung kepada ACT. Alhamdulillah hasilnya cukup membantu saudara kita Rohingya,” katanya.
 
Senada dengan Dady, Deni selaku perwakilan ACT mengungkapkan, “Semoga Allah meridhoi apa yang dilakukan ini dan menjadi tabungan amal diakherat kelak. Saudara muslim Rohingya kita, saat ini memang sangat membutuhkan. Banyak anak yang baru lahir, yang masih kecil, para ibu – ibu dan kelompok rentan lainnya yang bermasalah dengan kebutuhan khusus mereka, seperti; susu bayi, pampers, pembalut, pakaian bayi, selimut, alat kebersihan dan termasuk makanan serta kebutuhan lainnya,” ujarnya. (***/PPR/SD/RS/…) 

U’CAMP Beri Kejutan di Album Terbaru ‘Jabat Erat’

Portalbuana.com PADANG – Grup musik rock legendaris Indonesia, U’CAMP merilis album terbaru mereka ‘Jabat Erat’, pada tanggal 10 September 2017. Album ke delapan U’CAMP yang berisi sepuluh lagu ini menjagokan lagu ‘Jabat Erat’. Penggarapan album ini dilakukan oleh Iram (gitaris U’CAMP) di studio musik Jakarta dan Bandung. 
 
“Lirik lagu Jabat Erat bercerita tentang persahabatan yang tidak lekang oleh waktu,  memaknai persahabatan itu saat suka dan duka. Lewat album Jabat Erat ini, U’CAMP hadir kembali menyapa para penggemarnya dengan kedewasaan dalam bermain musik, serta lirik lagu-lagunya yang mengajak kita agar selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Ruddy, vokalis U’CAMP.
 
Album baru grup musik asal Kota Bandung ini berisi tujuh lagu baru; Apa Kabar, Gak Bandel Lagi, Jabat Erat, Jangan Belagu, Bosan, Semesta Alam, dan Ku Genggam Kenyataan. Juga berisi tiga lagu mereka yang sudah melegenda di blantika musik Indonesia; Aku Cinta, Senyummu, dan Percuma. 
 
“Alasan tidak menyertakan lagu Bayangan, karena beberapa penyanyi dan band lain sudah pernah memproduksi ulang lagu ini. Karena sudah sekian lama U’CAMP tidak mengeluarkan album, hampir semua penggemar berpikiran bahwa U’CAMP tidak akan mengeluarkan album lagi. Jadi, kejutannya, ya ini loh. U’CAMP masih bisa berkarya. Lagu-lagu baru kita di album ini tidak mengusung tema romantisme,  hanya lagu lawas U’CAMP yang diproduksi ulang saja bertemakan cinta,” kata Ruddy.
 
Meskipun saat ini U’CAMP dikibarkan oleh dua orang personil, Ruddy (vokalis) dan Iram (lead guitar), namun saat manggung tetap didukung oleh para personil lama U’CAMP lainnya; Ovy, Axel, Gatz, Ozie, dan Sandy. Pada tanggal 23 September 2017 nanti, U’CAMP akan tampil di Kalimantan Utara. Selain promo album lewat panggung, album ‘Jabat Erat’ juga dikenalkan pada para penikmat musik lewat promo radio dan televisi lokal. 
 
Sebagai grup musik yang pertama kali mengenalkan musik hardrock kepada penikmat musik di Tanahair, U’CAMP tetap konsisten dengan genre ini.
 
“U’CAMP sudah punya warna tersendiri di genre hardrock dan tidak mungkin untuk mengubahnya. Selain itu, jiwa saya dan Iram memang di situ. Untuk musik hardrock, saat ini perkembangannya cukup bagus, terutama di offair. Untuk mewujudkan album ini, selain berdoa kita juga lumayan kerja keras. Tantangannya cukup menguras tenaga dan pikiran, terutama mengolah musiknya. Karena selain harus tetap mengusung warna U’CAMP, juga harus mengikuti trend musik zaman sekarang, agar musik U’CAMP bisa diterima oleh generasimuda sekarang,” tambah Ruddy.
 
Ruddy juga mengatakan, album ‘Jabat Erat’ juga akan dipasarkan melalui RBT dan di media penjualan lagu iTunes. Untuk mendapatkan keping CD-nya, telah tersedia di stasiun radio Rase – Bandung, dan juga bisa dipesan melalui akun sosial medianya. (M.Fadhly)

FIB UNJA Muhibah Seni di Tambud Sumbar

Portalbuana.com, PADANG – Para generasi muda dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jambi (UNJA) menggelar Muhibah Seni Universitas Jambi 2017 pada hari Sabtu, 26 Agustus 2017 di Teater Utama Taman Budaya Sumatra Barat (Tambud Sumbar). Acara berlangsung dari jam 20.00 WIB hingga jam 22.00 WIB.
 
“Selama ini Taman Budaya Sumatra Barat telah menggalang kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi, secara rutin setiap tahunnya, untuk mempertunjukan karya terbaiknya di sini. Kami berharap, juga dapat berkerjasama dengan FIB UNJA yang baru berdiri tahun 2013, demi memperkaya aktivitas berkesenian di Sumatra Barat. 
 
Pada kesempatan ini kami juga menghadirkan para penonton yang berkualitas di bidang tari dan musik dari Sumatra Barat,” kata Muasri, Kepala UPTD Tambud Sumbar, saat memberi kata sambutan. 
 
Rombongan muhibah seni FIB UNJA ini mengusung 30 orang, yang terdiri dari 7 orang dosen pendamping dan 21 orang mahasiswa dari Prodi Seni Drama, Tari, dan Musik. Mereka menampilkan 4 karya tari (Layang Pari, Lisek, Sesal Pustaka, dan Jeruji Rasa), 1 karya nyanyian (Muaro Jambi), dan 1 karya komposisi musik (Niti Maligai).
 
“Kegiatan ini juga sekalian penjajakan kerjasama dengan Taman Budaya Sumatra Barat. Karena kami juga menginginkan untuk melakukan pertunjukan karya-karya terbaik mahasiswa kami di sini secara rutin di setiap tahunnya. 
 
Kami sangat mengharapkan masukan dari para penggiat tari dari Sumatra Barat, untuk peningkatan kualitas karya para mahasiswa kami. Penampilan yang kami suguhkan malam ini membawa kearifan lokal yang ada di Jambi,” kata Prof. Dr. Mahdi Bahar, S.Kar., M.Hum., Ketua Pelaksana acara ini, saat membuka acara.
 
Acara ini menyerap sekitar tiga ratus orang penonton, dari komunitas tari yang ada di Sumbar, seperti Ladang Nan Jombang, Satampang Baniah, dan lainnya. Juga dari penikmat drama, tari, dan musik di Sumatra Barat.
 
“Karya-karya yang ditampilkan para mahasiswa kami pada malam ini telah melewati proses pengujian, dan merupakan garapan baru berbasis tradisi. Kota Padang adalah kota pertama bagi para mahasiswa kami untuk melakukan pertunjukan di luar Jambi. Selain karena para dosen kami banyak yang berasal dari Sumbar, juga sebagai bentuk apresiasi kami pada Sumbar khususnya kota Padang. Setelah ini, kami mempersiapkan pertunjukan selanjutnya di Kuala Lumpur, Malaysia,” kata Raflesia Meirina, M.Sn, dosen tari di FIB UNJA, yang ikut mendampingi para mahasiswanya pada acara ini.
Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata dari FIB UNJA untuk keluarga besar Taman Budaya Sumatra Barat, berupa buku. (M.Fadhli)

Walikota Padang Mahyeldi Terima Hibah Film Pendek Karya Asrinaldi

Portalbuana.com, PADANG

Film pendek inspiratif berjudul ‘Ingeklah Sabalun Kanai’ garapan Asrinaldi
dihibahkan kepada Pemerintahan Kota Padang. Penyerahan dilakukan oleh
Asrinaldi, didampingi tim produksi, Randa dan Muhammad Fadhli, dan diterima
oleh Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, SP., pada hari Senin, 28 Agustus
2017, pada pukul 15.30 WIB, di ruang kerjanya, Kantor Walikota Padang – Air
Pacah.
Film pendek Ingeklah Sabalun Kanai ini
memberi pesan pada warga kota Padang, agar selalu waspada, dan mematuhi rambu lalu
lintas, saat melewati jalur perlintasan keretapi. Mengingat masih banyaknya
jalur perlintasan keretapi tanpa palang pintu, dan semoga kejadian-kejadian
yang sering menelan korban tidak terulang lagi.
“Film ini belum kami publikasikan di
media sosial atau media internet lainnya, karena dari awal sudah diniatkan
untuk dihibahkan kepada Pemko Padang. Kami berharap, film ini dipublikasikan
oleh Pemko Padang melalui situs resmi dan akun sosial medianya, juga di stasiun
televisi lokal yang ada di kota Padang,” kata Asrinaldi, pegiat seni
komunikasi visual, yang baru saja memperoleh gelar Master dari Insitut Seni
Indonesia (ISI) Padang Panjang, Jurusan Desain Komunikasi Visual.
Acara hibah ini didahului dengan nonton
bareng, dan Mahyeldi memberi apresiasi pada karya komunikasi visual para
generasimuda kota Padang ini.
 
“Terimakasih atas karya yang dihibahkan pada Pemko Padang ini, dan akan
saya teruskan ke bagian Humas Pemko Padang, dan juga akan dibahas dengan Dinas
Perhubungan Kota Padang,” kata Mahyeldi.
Film pendek inspiratif ini baru saja
dipamerkan pada acara Big Exhibition Sambilan Baleh, yang berlangsung 19-23
Agustus 2017 lalu, di Galeri Taman Budaya Sumatra Barat.

Asrinaldi juga mengatakan, “Selain menyampaikan pesan kewaspadaan saat
melintasi jalur keretapi, film ini juga memuat pesan kesantunan berbicara,
sebagaimana kato nan ampek yang
diwariskan oleh leluhur dari Minangkabau, dan juga memuat pesan gemar membaca,
dan giat menabung. Film ini adalah bentuk dedikasi saya pada kota Padang Tercinta
sebagai pegiat seni komunikasi visual.”  (M.fadli)

IWO Silaturrahmi dengan Yusuf Lubis Bupati Pasaman

Portalbuana.com, Pasaman, Ikatan Wartawan Online ( IWO) Pasaman bersilaturahmi dengan Yusuf Lubis Bupati Pasaman diruang kerjanya hari ini Selasa ( 1/8). Dalam pertemuan tersebut dihadiri Kabag Humas Kabupaten Pasaman Anwir Salam.

 
Bupati Pasaman meminta kepada insan pers yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Pasaman untuk berkontribusi dalam penyebarluasan informasi pembangunan yang ada di daerah itu.
 
“Para jurnalis yang tergabung di dalam IWO ini sangat berperan menyebarkan informasi yang akurat dan berimbang tentang kemajuan daerah kepada masyarakat. Apalagi media online yang penyebarluasannya begitu luas dan cepat ini,” katanya di Lubuk Sikaping.
Menurutnya, ia sangat mendukung keberadaan IWO Pasaman karena peran pers ini berperan besar dalam memberikan informasi dan pencerahan kepada masyarakat.
 
“Kita berharap penyajian berita itu harus berimbang dan mengacu kepada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik sehingga berita yang disajikan mendapat kepercayaan dari masyarakat,” katanya.
 
Ia juga berharap media ini jangan sampai dijadikan alat politik oleh oknum tertentu sehingga independensinya akan selalu terjaga. Tukas Bupati
 
“Kita ingin insan pers khususnya yang tergabung dalam IWO Pasaman untuk memberikan masukan dan sarannya sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam membangun daerah,” katanya.
 
Sementara itu, Kabag Humas Anwir Salam berpesan Agar pengurus IWO Kabupaten Pasaman dapat mengurus dan melengkapi administrasi secepat mungkin agar dapat dianggarkan oleh Pemerintah Daerah. Harapnya
 
Selain itu juga berkemungkinan Organisasi IWO dapat kita anggarkan pada tahun 2018. Terang Kabag Humas di depan rekan- rekan wartawan.
 
hal yang sama juga disampaikan, Ketua IWO Pasaman Sayid Afgani mengatakan organisasi wartawan IWO Pasaman terbentuk pada 26 Juli 2017.
 
“Anggotanya sebanyak 23 orang dari 20 media online yang juga merangkap menjadi pengurus,” ujarnya.
 
Ia berharap dengan telah terbentuknya IWO Pasaman maka akan menjadi organisasi yang mengayomi kerja-kerja junalistik para wartawan media daring yang ada di daerah itu.
 
“Ini tantangan bagi kita untuk menjalankan tugas jurnalistik yang sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Ini perlu diterapkan bersama apalagi ditengah maraknya pemberitaan hoax yang beredar luas di jejaring sosial yang dapat menyesatkan masyarakat,” katanya. 

Sumber: Humas IWO Pasaman
Icuk RZ 081372269030

Hari Ini IWO Pasaman Gelar Pemilihan Ketua

Portalbuana.com. Pasaman. Sejumlah Pimpinan dan Kabiro media online di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hari ini menyatakan diri bergabung dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Pasaman menggelar acara Pembentukan IWO Pasaman dan Pemilihan Pengurus Masa Bakti 2017-2022’ di Kafe Batang Sumpur Rabu (26/Juli/2017), mulai pukul 16:00 WIB.
 
Penyelenggaraan  acara tersebut berdasarkan Surat  Mandat  Dewan Pimpinan Pusat  IWO kepada Sayid Afgani (pasamanraya.com) untuk segera membentuk organisasi sebagai wadah berkumpul para jurnalis media online di Pasaman.
 
“Kami berharap IWO Pasaman akan menjadi organisasi yang sejatinya mengayomi kerja – kerja junalistik para wartawan media siber (online) di Pasaman. Mari bergabung dan bergerak untuk kemajuan bersama,’’ kata Sayid Afgani dalam siaran persnya.
 
Agenda pertemuan ini yakni pembentukan IWO Kabupaten Pasaman yang ditandai dengan penandatanganan formulir anggota secara bersama, Pemilihan Ketua IWO Kabupaten Pasaman masa bakti 2017-2022.
 
Menurut pria yang sudah malang melintang di dunia pers di Pasaman ini mengatakan dengan terpilihnya menjadi Ketua IWO Pasaman, pihaknya memiliki tugas yang berat untuk membawa IWO Pasaman ini memiliki kredibilitas serta menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan UU Pers  No 40 tahun 1999 tentang pers.
 
“Ini tantangan buat kami untuk menghimpun diri serta menjalankan amanat sesuai dengan UU Pers  serta kode etik jurnalistik, dan memerangi Hoax “katanya.
 
Hal senada juga disampaikan M. Dwi Richa Dewan Etik IWO Pasaman, keberadaan IWO di Kabupaten Pasaman merupakan wadah bagi wartawan online yang ada di kabupaten Pasaman. Dengan adanya Wadah ini, Merupakan hal positif untuk kawan – kawan media Online untuk mengembangkan karirnya, sebutnya.
 
Setelah dilakukan pemilihan Ketua, langsung membentuk pengurus secara musyawarah. 
Adapun pengurus itu sesuai dengan berita acara yang dibuat yakni:
 
Dewan Etik
M. Dwi Richa. JP, SH (kopi-pasaman.com)
 
Ketua IWO Pasaman: Sayid Afgani (pasamanraya.com)
Sekretaris IWO Pasaman: Syafrianto (metropadang.com)
Bendahara IWO Pasaman: Suardi (detikperistiwa.com)
 
1. Bidang-bidang Sumber Daya Manusia (SDM)
a. Ketua : Ewin (mediakoreksi.com)
b. Anggota : Yondra (kabardaerah.com)
c. Angota : Rahmad Urai (siginews.com)
 
2. Bidang Kaderisasi dan Usaha
a. Ketua : Heri Sumarno (padangterkini.com)
b. Anggota : Masrizal (intermediapos.com)
c. Angota : Afrianto (mediakoreksi.com)
 
3. Bidang Kesejahteraan
a. Ketua : Amri Masta (bhayangkaraperdana.com)
b. Anggota : Musrizal Andra (sitinjau.com)
c. Anggota : Heri Hareva (jangkarnews.com)
 
5. Bidang Advokasi dan Hukum
a. Ketua : M.Doni, SH (faktahukumdanham.com)
b. Nofrinaldi, SH (detikperistiwa.com)
 
6. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas)
a. Ketua : Icuk RZ (detikperistiwa.com)
b. Anggota : Darlinsah (netralnews.net)
c. Ahmad Husen : maklumatnews.net
 
Rilis: IWO Pasaman
 
Translate »