Home / Hukrim / Kasus Penganiayaan Yang Dilakukan Oknum Polres Kampar Dilaporkan ke Propam Polda Riau

Kasus Penganiayaan Yang Dilakukan Oknum Polres Kampar Dilaporkan ke Propam Polda Riau

Portalbuana.com Pekanbaru (09/092017) lebih kurang empat bulan laporan di Ditkrimum Polda laporan atas penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama anggota Polresta kampar belum ada titik temunya.
 
Sewaktu kami dari media online Portal buana mewawancarai saudara Zulkifli yang didampingi Mardun ,S.H sebagai Penasehat Hukumnya berkata ,yo susah man cai keadilan ko bang logat dalam bahasa ocu (memang susah mencari keadilan ya bang ) , kok bisa begitu bang Zul , apa tidak saya pada tanggal 25 Mei 2017 didatangi anggota Polres Kampar bagian Narkoba yang salah satunya bernama AZMI yang empat orang lainnya saya tidak kenal .
 
Mereka mengatakan pada saya jangan bergerak dan macam – macam dan AZMI memukul saya beberapa kali dan saya langsung dinaikan keatas mobil .
 
Sesampainya di Polres Kampar saya di ambil keterangan  oleh Muhammad Afriadi dan Lubis , dalam pemeriksaan saya masih mendapat pemukulan bertubi -tubi dari mereka.
 
Setelah lebih kurang satu jam saya diperiksa ,kemudian saya dimasukkan kedalam sel tahanan , rupanya pemukulan masih tetap berlanjut, dimana petugas piket yang bernama RINO SUDIRMAN menyuruh saya bertelanjang dan memukul saya beberapa kali kemudian RINO SUDIRMAN menyuruh tahanan yang berjumlah lebih kurang 30 orang untuk memukul saya .
 
Malam itu saya merasakan penyiksaan yang sangat luar biasa selama hidup saya, hanya pasrah dan berdoa pada Allah SWT.
 
Atas kejadian terhadap diri saya tersebut tepatnya pada tanggal 29 Mei 2017 saya membuat laporan di Polda Riau dan yang memegang perkara saya tersebut adalah SUB Dit IV  dengan penyidik Budi, sampai saat ini belum ada kejelasan .
 
Mudah -mudahan dengan saya membuat laporan secara tertulis pada BID PROVAM POLDA RIAU pada hari ini bisa menjawab kegaduhan hati saya tentang proses hukum yang saya hadapi ini. dan harapan saya pada Media online bisa membantu dengan menayangkan berita saya ini.
 
Tanggapan Mardun ,SH sebagai Penasehat Hukum .
 
Saya melihat perkara ini adalah murni pidana dan juga dilakukan secara bersama – sama oleh penegak hukum .
 
Bukti permulaan sudah ada seharusnya  tidak ada alasan perkara ini tidak maju kepengadilan sesuai dengan KHUP dan KHUAP yang masih berlaku. Yang mengacu pada
Pasal 109 KHUAP dimana tujuh hari semenjak  dimulainya penyidikan pelapor dan terlapor surat perintah dimulainya penyidikan ( Spdp), tapi kita maklum dan paham karena pelakunya diunit Reskrim bagian Narkoba  kemungkinan banyak tugas dan susah untuk diperiksa kemungkinan salah satu  faktornya, sudah empat bulan belum ada kejelasan perkara ini .
 
Tapi saya sebagai Penasehat Hukum sangat punya keyakinan dengan adanya laporan yang dibuat di Bid Provam Polda akan ada kejelasan atas perkara ini  
 
Agusman Duha
Be Sociable, Share!

About Portal Buana

Leave a Reply

x

Check Also

Sidang Ke-5 Ausindo HLC Tunjukkan Persahabatan Kedua Negara

PORTALBUANA.COM. (Puspen TNI. Sabtu, 18 November 2017).  Panglima TNI menerima kunjungan kerja ...

Translate »