Berita

Ngaku Anggota BIN, Aniaya Dan Mengancam Warga Medan di Kota Sungai Penuh

 

 
PORTALBUANA.COM SUNGAI PENUH Kamis 25/10/2018 -Seorang Ibu Rumah Tangga Laila BR Panjaitan (47) tahun telah Dianiaya dan diancam oleh ID dan  AF  yang  mengaku sebagai  anggota Badan Intelejen Negara (BIN) di Wilayah Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi Senin, (22/10/18) malam. 
 
Kejadian ini berawal dari Kasus Penipuan yang diduga kuat dilakukan oleh AR (23) tahun yang merupakan  mahasiswa IAIN Kerinci terhadap seorang Gadis Belia yang berasal dari Medan Sumatera Utara Jihan (15) tahun yang dikenalnya di Kota Bogor beberapa bulan silam.
 
Kasus Penipuan tersebut secara resmi telah dilaporkan oleh Jihan dan orang tuanya Laila ke Polres Kerinci sekira bulan September 2018 lalu, sambil menunggu di Prosesnya Laporan tersebut Jihan dan Laila masih tinggal di Kota Sungai Penuh.
 
Laila BR Panjaitan,  ketika dikonfirmasi awak media Selasa, (23/10/18) mengatakan,  tanpa diduga malam Senin ID bersama satu temannya AF yang mengaku anggota BIN mengancam saya dengan mengatakan  “Jangan dilanjutkan kasus ini (Kasus Penipuan yang diduga dilakukan AR, yang telah dilaporkan ke polisi) kalau masih dilanjutkan  aku tembak  kau, kamu  belum tahu siapa saya, saya anggota BIN, dan orang kaya disini,  Keluar kamu dari sungai penuh ini, ancam AF yang mengaku anggota BIN.
Merasa ketakutan dengan ancaman tersebut saya  minta maaf dan bersujud di kaki ID, yang disaksikan oleh anak saya Jihan tetapi bukannya maaf yang diberikan malah saya langsung ditendang oleh ID dan  mengenai pinggang saya,  karena dibawah ancaman saya terpaksa menandatangani surat untuk tidak melanjutkan kasus yang telah dilaporkan ke polres,  dan saya sempat menolak dengan mengatakan,  “maaf saya tidak mau tanda tangan surat ini,” tetapi AF terus  mengancam saya dengan dengan kasar sembari mengatakan kau tanda tangan surat  ini, jika tidak kau tandatangan aku tembak kau disini, ungkap Laila. 
 
Dan setelah itu, saya dan Jihan  dimasukkan ke dalam  mobil arah ke Padang, sesampainya di Desa Balai Semurup saya minta diturunkan karena saya masih trauma dengan mereka yang mengaku anggota BIN tersebut. Tak lama berselang kami  dijemput oleh anggota polisi  menuju kantor polsek Air Hangat, setibanya di polsek kami diinterogasi oleh anggota.
 
Berdasarkan  informasi terakhir  yang  didapatkan dilapangan Kasus Penganiayaan yang diduga dilakukan oleh AF yang mengaku anggota BIN telah dilaporkan korban kepada pihak Kodim/0417 Kerinci, hingga berita ini diturunkan belum ada Konfirmasi  Resmi dari pihak. ( Sumber gegeronline)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERBARU

To Top
Translate »