Tag Archives: informasi

Jurnalis Karawang Bentuk Pengurus IWO

Portalbuana.com, Karawang – Musyawarah pembentukan pengurus Ikatan Wartawan Online ( IWO ) Kabupaten Karawang berjalan secara musyawarah mufakat ,Minggu(23/7) di Jatisari Karawang.
 
Berdirinya IWO Karawang untuk mengakomodir para wartawan online dalam perlindungan hukum dan organisasi pada saat menjalankan tugas di lapagan sebagai wartawan online.
 
Dalam musyawarah pembentukan kepengurusan IWO Karawang. Terpilih Ega Nugraha sebagai Ketua IWO Kabupaten Karawang.
 
“Kita sudah melaksanakan Intruksi dari pengurus IWO Pusat. Untuk segera terbentuk kepengurusan IWO Kabupaten Karawang,” kata Ega Nugraha
 
Dia berharap setelah terbentuknya pengurus IWO Karawang. Perwakilan IWO Karawang dapat hadir di acara Musyawarah Besar se- Indonesia yang akan dilaksanakan di Jakarta,8-9 September 2017 yang akan datang.
 
“Yang akan mengadiri Mubes IWO se- Indonesia di Jakarta Bulan September yakni unsur Pengurus Harian IWO Karawang yang nantinya akan diberikan mandat dari Pengurus IWO Pusat,” paparnya
 
Sementara itu Ketua PWRI Kabupaten Karawang. A.Muhammad Hasan atau yang dikenal dengan panggilan Kang Cobra mengucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan IWO Karawang.
 
“Lahirnya kepengusan IWO Karawang agar menjadi naungan organisasi bagi para pekerja wartawan online di Kota Pangkal Perjuangan Karawang. Kehadiran IWO Karawang,”singkatnya.

Panglima TNI Tinjau Geladi Bersih Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri

Portalbuana.com, (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A., meninjau langsung kesiapan Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri di Istana Merdeka, jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (23/7/2017).
Adapun 729 orang Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri yang mengikuti upacara geladi bersih berjumlah 437 Taruna Akademi TNI yang terdiri dari, Taruna Akademi Militer 224 orang (208 Taruna dan 16 Taruni), Taruna Akademi Angkatan Laut 94 orang (84 Taruna dan 10 Taruni), Taruna Akademi Angkatan Udara 117 orang (105 Taruna dan 12 Taruni) dan Taruna National Defence Academy (NDA) 2 orang. Sedangkan dari Taruna kepolisian berjumlah 292 orang, yang terdiri dari Taruna 243 orang dan Taruni 49 orang.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa suatu kehormatan dan kebanggaan yang tak terhingga para Capaja dilantik menjadi Perwira di Istana. “Hal ini menjadi tanggung jawab masing-masing perorangan, bagaimana sikap seorang prajurit dalam melaksanakan baris berbaris karena ini akan dilihat oleh saudaramu di seluruh tanah air,” katanya.
Sementara itu, menjawab pertanyaan awak media Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, merupakan suatu penghargaan yang sangat tinggi kepada Presiden Republik Indonesia karena kegiatan ini adalah inisiatif Presiden RI Ir. H. Joko Widodo untuk melantik para Perwira baik dari Akademi TNI maupun Akademi Kepolisian di Istana Merdeka.
“Ini suatu kebanggaan yang luar biasa dan awal yang sangat luar biasa agar ditanamkan kepada jiwa Capaja bahwa disini, dia dilantik sebagai Perwira agar berbuat, berjuang dan bertugas hanya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
 
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.

Megawati Soekarno Putri : TNI Mengabdi Pada Tujuan Nasional Indonesia

Portalbuana.com, (Puspen TNI. Sabtu, 22 Juli 2017).  TNI tidak hanya garda terdepan di dalam membela kedaulatan wilayah Indonesia tetapi juga benteng negara yang mengabdi pada tujuan nasional Indonesia dengan jelas dinyatakan dalam Konstitusi kita, untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur dalam ideologi Negara Pancasila.
Hal tersebut disampaikan DR. (H.C) Hj. Megawati Soekarno Putri (Presiden RI ke-5) selaku Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden RI Pembinaan Ideologi Pancasila saat membErikan pembekalan kepada 437 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/7/2017).
Lebih lanjut Ibu Megawati menyampaikan bahwa, Tentara Nasional Indonesia sebagai alat negara harus benar-benar mengabdi pada tujuan bernegara dengan menunjukan profesionalisme. “Karena itulah  kita berjuang bersama mewujudkan TNI yang solid, tangguh, terlatih, profesional, modern dan memiliki postur yang efisien untuk mampu melakukan tugas-tugas negara, termasuk menjalankan misi perdamaian bagi persaudaraan bangsa-bangsa,” jelasnya.
Ibu Megawati Soekarno Putri mengatakan bahwa pemerintahan negara Republik Indonesia memiliki tanggung jawab melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia berdasarkan Pancasila. “Tugas ini memerlukan kekuatan pertahanan yang solid, dengan TNI sebagai tulang punggung utama,” ucapnya.
“Kita memimpikan kembali kejayaan kekuatan militer bangsa kita, dimana pada masa pemerintahan Presiden Sukarno, Indonesia dikenal sebagai negara paling kuat di belahan bumi bagian selatan. Sudah saatnya kita rancang kedaulatan dan keberdikarian angkatan perang Indonesia, agar disegani kembali di dunia internasional,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Megawati Soekarno Putri kembali mengingatkan bahwa Tentara harus menyatu dengan rakyat, karena Rakyat adalah sumber lahirnya Angkatan Bersenjata Indonesia. Beliau mengutip pernyataan Bung Karno ketika meresmikan terbentuknya Badan Keamanan Rakyat (BKR) tanggal 23 Agustus 1945. “Angkatan perang Indonesia tidak bisa dipisahkan kedudukannya dari rakyat Indonesia. Sebab pada awalnya mereka adalah rakyat, kemudian rakyat Indonesia  menyatakan dirinya merdeka, dan mendirikan Negara Republik Indonesia. Selanjutnya, republik yang baru merdeka itu membentuk angkatan perangnya, guna menjamin keamanan dari segenap rakyat penduduknya, demikian amanat Bung Karno” katanya.
Semasa menjabat sebagai Presiden RI ke-5, Ibu Megawati Soekarno Putri sangat konsern dalam membangun kekuatan militer walaupun sebenarnya Negara dalam keadaan sulit, tidak hanya ekonomi tetapi ancaman multi dimensional.  Dalam situasi yang serba sulit tersebut, kesadaran untuk terus memperkuat Angkatan Bersenjata tetaplah menjadi skala prioritasnya, dengan menghadirkan Alutsista  berupa Sukhoi SU-27 dan SU-30; Helikopter MI-35; Kapal Tempur Korvet Sigma Class III dan IV; serta Retrofit Kapal Tempur Angkatan Laut.
 
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.

Abituren Komando Angkatan 62 Gelar Reuni Perak di Markas Kopassus Solo

Portalbuana.com, (Puspen TNI). Sebanyak 163 Prajurit TNI Abituren Komando Angkatan 62 menggelar Reuni ke-25 (Perak) tahun 2017 di Markas Grup-2 Kopassus Kartasura, Solo, Jawa Tengah, Minggu (23/7/2017).
Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wadan Grup-2 Kopassus Letkol Inf Aula Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa, acara reuni temu kangen merupakan wujud kebersamaan persaudaraan dan media untuk menjalin silaturahmi antara Alumni Komando 62, untuk melaksanakan pengabdian tugas di satuan masing-masing.
“Acara reuni ini selain dapat mempererat silaturahmi satuan antara sesama alumni juga dapat menjadi sarana yang efektif untuk saling berkomunikasi, bertukar informasi dan pengalaman, sehingga dapat meningkatkan nilai-nilai pengabdian kita kepada negara dan bangsa,” katanya.
Lebih lanjut Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni mengatakan bahwa, dengan kebersamaan akan tercipta persaudaraan yang solid dan kokoh, diantara sesama Alumni Komando 62 akan semakin menyusun semangat dan Jiwa Korsa pada setiap Korps untuk mewujudkan pencapaian tugas pokok demi pengabdian terbaik kepada negara dan bangsa.  “Saya selaku Pembina Korps  berpesan, tetaplah menjadi Prajurit Komando yang mengamalkan tiga butir janji-janji Prajurit Komando dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Ahmad Daniel Chardin dalam sambutannya mengatakan antara lain bahwa, reuni ini suata ide yang baik untuk kita kembali mengingat masa lalu, dan reuni ini adalah sebagai wahana untuk kangen-kangenan dan untuk saling silaturahmi serta berdiskusi.  “Yang paling penting dari reuni ini adalah bagaimana bisa merefleksikan diri kembali untuk membakar semangat kita. Mari kita melaksanakan tugas dengan baik, sekecil apapun tugas harus kita lakukan dengan terbaik,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Abituren Komando Angkatan 62, Kolonel Inf Farid Makruf yang sehari-hari menjabat sebagai Danrem 162/Wirabhakti, dalam sambutannya mengatakan bahwa Reuni Perak yang kita laksanakan bersama di Markas Grup-2 Kopassus adalah untuk mengenang kembali sesuatu yang sudah kita lakukan 25 tahun silam. Disamping itu, dengan adanya reuni ini agar tercipta interaksi yang semakin baik dan berjiwa kompak yang semakin mantap, sehingga menjadikan kita semua lebih mantap mengabdi kepada Negara dan Bangsa Indonesia.
“Dengan reuni ini, kita dapat bertemu kembali dan menggoreskan berbagai kenangan lama yang sudah berlalu selama 25 tahun di lembaga pendidikan komando. Kenangan lalu tersebut kita lalui sebagai kenangan hidup, dan pada hari ini kenangan-kenangan tersebut bisa kita ingat kembali. “Pada acara Reuni Perak ini, kita juga akan saling membantu dengan memberikan tali asih kepada keluarga rekan-rekan kita yang sudah terlebih dahulu menghadap Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya.
Kegiatan Reuni ke-25 (Perak) tahun 2017 di Markas Grup-2 Kopassus Kartasura, Solo, Jawa Tengah, dimeriahkan pula dengan pemutaran profil seluruh Abituren dan Fun Game bersama masing-masing keluarga.
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.

Bakamla RI Tangkap Kapal Motor Muat Puluhan Drum BBM Ilegal

Portalbuana.com, Palembang, 22 Juli 2017 (Humas Bakamla RI)— Sebuah kapal motor memuat puluhan drum BBM berjenis solar berhasil ditangkap KP Sei Rambang yang tengah bergabung dalam operasi patroli rutin  Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), di Perairan Palembang, Jumat malam (21/7/2017).
 
Penangkapan bermula saat operasi rutin yang merupakan bagian dari Operasi Nusantara Bakamla RI dan melibatkan unsur kapal patroli milik Polair ini sedang melakukan patroli di wilayah maritim Zona Barat, tepatnya di Perairan Palembang Sekira pukul 22.30 wib,  kapal yang dikomandani Aiptu Aang Fantoni ini memergoki  sebuah kapal motor sungai bernama MS Tunas Karya Tani memuat puluhan drum yang diduga berisi BBM illegal, sehingga dilakukan penghentian.
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui terdapat muatan sebanyak 16 drum berisi BBM jenis solar. Keseluruhan solar tersebut diduga merupakan hasil olahan tradisional yang hendak dijual kembali oleh pemiliknya, namun pengangkutan dan niaga yang dilakukan tidak dilengkapi dengan ijin usaha sesuai ketentuan pemerintah. Pasalnya, muatan yang dibawa oleh kapal yang dinakhkodai Mat Aris tersebut tidak dilengkapi dokumen yang sah.
 
Atas temuan tersebut, selanjutnya kapal yang membawa 3 ABK beserta pemilik BBM, nakhkoda dan barang bukti BBM, diamankan ke Pangkalan Sandar Sungsang untuk kemudian dilimpahkan ke Subdit Gakum Ditpolair Polda Sumsel. 
 
Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Marinir Mardiono

Komandan Brigade Ituri Apresiasi Kinerja Prajurit Satgas Kizi TNI di Kongo

Portalbuana.com,(Pen Konga XX-N/Monusco. Sabtu, 22 Juli 2017). Komandan Brigade Ituri Brigadir Jenderal Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc menyampaikan terima kasih atas kinerja seluruh Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni Tentara Nasional Indonesia (Satgas Kizi TNI) Kontingen Garuda (Konga) XX-N/Monusco, yang saat ini sedang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo.
Hal tersebut disampaikan Komandan Brigade Ituri saat memberikan pengarahan dihadapan 175 Prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo), bertempat di Bumi Nusantara Camp yang berada di Dungu, Republik Demokratik Kongo, Afrika, Jumat (21/7/2017).
Kunjungan kerja Komandan Brigade Ituri Brigadir Jenderal Mohammad Kaiser Hosain beserta beberapa staf terkait dalam rangka melihat secara langsung kegiatan anggota, kondisi pangkalan dan alat peralatan Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco yang merupakan salah satu satgas yang berada dibawah operasional Brigade Ituri.
Kedatangan Komandan Brigade Ituri diterima oleh Wadansatgas Konga XX-N/Monusco Mayor Czi Aris Widiatmoko, S.IP dan seluruh Perwira, dimana sebelumnya disambut dengan jajar kehormatan dari personel Regu Jaga dan Tari Yosphan (tarian daerah Papua), yang salah satunya bertujuan untuk memperkenalkan budaya khas Indonesia.
Lebih lanjut Jenderal Bintang Satu dari Bangladesh tersebut menyampaikan bahwa, kinerja seluruh personel Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco selama enam bulan ini dinilai sangat baik termasuk oleh masyarakat sekitar Dungu. “Tetap tingkatkan semangat dalam bekerja agar mendapatkan hasil yang terbaik dan tetap menjaga faktor keamanan, karena saat ini situasi keamanan di Republik Demokratik Kongo sedang meningkat,” ucapnya.
“Saya bangga terhadap kinerja kalian, kalian dapat mengerjakan pekerjaan tepat waktu dan dengan hasil yang terbaik, serta kalian juga dapat berinteraksi dengan masyarakat sekitar Dungu dengan baik. Hal ini dapat ditunjukkan dengan banyaknya kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) yang dilaksanakan, tetap tingkatkan semangat dalam bekerja agar dapat menjadi yang terbaik,” kata Brigadir Jenderal Mohammad Kaiser Hosain mengakhiri pengarahannya.
Selanjutnya Komandan Brigade Ituri beserta beberapa stafnya menerima paparan dari Wadansatgas Konga XX-N/Monusco Mayor Czi Aris Widiatmoko, S.IP di ruang rapat Bumi Nusantara Camp, Dungu, Republik Demokratik Kongo, Afrika.
Dalam kesempatan tersebut, Mayor Czi Aris Widiatmoko, S.IP memaparkan tentang pekerjaan yang dilaksanakan oleh Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco, diantaranya pekerjaan Key Task yang meliputi pekerjaan perbaikan jalan Dungu-Isiro sepanjang 206 km dan perbaikan jalan Faradje-Durba sepanjang 72,2 km, pekerjaan Major Task yaitu pemeliharaan Runway bandara Dungu dan 37 pekerjaan Minor Task serta beberapa kegiatan Cimic yang dilaksanakan oleh Satgas selama melaksanakan penugasan selama enam bulan di Republik Demokratik Kongo.
Setelah menerima paparan dari Wadansatgas Mayor Czi Aris Widiatmoko, Komandan Brigade Ituri beserta rombongan berkeliling melihat kegiatan anggota di Camp Bumi Nusantara Dungu serta alat dan perlengkapan Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco.
Mengakhiri kunjungannya, Komandan Brigade Ituri Brigadir Jenderal Mohammad Kaiser Hosain menyempatkan untuk melihat hasil pekerjaan Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco yaitu perbaikan jembatan Kaka yang berada di wilayah territorial Dungu, dan beliau sangat puas dengan hasil pekerjaan tersebut.
Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco yang beranggotakan 175 Prajurit TNI dari ketiga angkatan (150 personel TNI AD, 19 personel TNI AL dan 6 personel TNI AU) sebagian besar dari Yonzikon 11 dan Yonzikon 12 yang berdomisili di Jakarta dan Palembang.  Satgas ini dipimpin oleh Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos sebagai Komandan Satgas abituren Akademi Militer 2000,  saat ini menjabat sebagai Komandan Batalyon Zeni Konstruksi 11/DW, di Matraman, Jakarta Timur.
 
Perwira Penerangan Konga XX-N/Monusco, Kapten Czi Wira Paramita, S.T.

Panglima TNI : Untuk Pancasila Apapun Akan Dilakukan

Portalbuana.com, (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa, untuk Pancasila apapun akan dilakukan, hanya untuk Pancasila. Ini memberi contoh kepada para Taruna dan Taruni agar melakukan apapun hanya untuk Pancasila tanpa memikirkan apa yang diberikan oleh negara.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai mendampingi DR. (H.C) Hj. Megawati Soekarno Putri dalam memberikan pembekalan kepada 437 Calon Perwira Remaja TNI, bertempat di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/7/2017).
Adapun 437 orang Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI, terdiri dari Taruna Akmil 224 orang (208 Taruna dan 16 Taruni), Taruna AAL 94 orang (84 Taruna dan 10 Taruni), Taruna AAU 117 orang (105 Taruna dan 12 Taruni) dan Taruna National Defence Academy (NDA).
“Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia telah diterima secara luas dan telah bersifat final.  Apabila ada kelompok-kelompok tertentu yang ingin merubah Pancasila sebagai Ideologi Negara dengan ideologi lain atau ideologi diluar Pancasila, jangan diikuti dan jangan dipercaya,” tegas Panglima TNI.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, DR. (H.C) Hj. Megawati Soekarno Putri (Presiden RI ke-5) mau menjabat selaku Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden RI Pembinaan Ideologi Pancasila, karena sebagai amanah Bung Karno agar Ideologi Pancasila tetap kekal dan abadi.   “Bung Karno mengatakan bahwa landasan filsafat Undang-Undang Dasar 1945, diatas lima dasar Pancasila itulah didirikan negara Indonesia yang kekal abadi,” ucapnya.
“Beliau juga menyampaikan poin paling penting yaitu TNI harus bersama rakyat karena kekuatan TNI adalah rakyat, karena hanya persatuan TNI dengan rakyatlah yang akan membuat TNI kuat,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Disamping itu, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan bahwa Ibu Megawati ketika menjabat sebagai Presiden RI ke-5 mengeluarkan kebijakan berupa penyelamatan Pulau Nipah yang terancam hilang dari permukaan laut disebabkan pengerukan pasir di Selat Malaka. Apabila dibiarkan bisa berakibat hilangnya Pulau Nipah yang akan berpengaruh pada batas laut Indonesia. “Untuk menyelamatkan Pulau Nipah tersebut, Beliau memerintahkan pengurukan, sehingga Pulau Nipah adalah pulau terluar Indonesia di Selat Malaka,” pungkasnya.
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.

Imbangi Pertumbuhan TIK Bidang Maritim, Bakamla RI Bekali Personel Zona Barat

Portalbuana.com, (Humas Bakamla RI). Direktur Data dan Informasi Bakamla RI Laksma TNI Isbandi Andrianto, S.E., M.M. secara resmi membuka kegiatan Workshop Peningkatan Kemampuan Teknis Jaringan Sumber Daya Manusia (SDM) Wilayah Zona Barat, di Hotel Harmoni One, Batam, Kamis (20/7/2017).
Dalam kata sambutannya, Dir Datin mengatakan bahwa kecepatan pertumbuhan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bidang maritim sangat membantu dalam monitoring keamanan dan keselamatan laut. Namun perlu diwaspadai pula bahwa kecepatan pertumbuhan tersebut adapula pihak-pihak yang memanfaatkannya untuk melakukan tindak kejahatan. Oleh karena itu, lanjutnya, untuk mengimbanginya diperlukan SDM yang handal dalam pengelolaan infrastrukturnya.
Menurut Dir Datin, sebagai bentuk pengamanan dasar terhadap informasi dan jalur komunikasi, maka pengawak SPKKL seharusnya mempunyai kemampuan lebih baik terhadap teknologi jaringan dan system pendukungnya, agar semua perangkat di SPKKL lebih terjamin kemampuannya dan lebih optimal pemanfaatannya.
Melalui kegiatan workshop ini diberikan pembekalan kepada peserta tentang pengelolaan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Stasiun Pemantauan Keamanan Keselamatan Laut (SPKKL), khususnya pada pengelolaan jaringan komunikasi, jelasnya lebih lanjut. 
Mengulang yang pernah dikatakan para ahli, Laksma Isbandi juga menyampaikan dari 3 aspek utama keamanan jaringan informasi, yaitu teknologi, proses, dan manusia, maka yang paling rentan adalah aspek manusia, karena lebih dari 70% kebocoran jaringan informasi diakibatkan ulah manusia. Dengan demikian untuk mencegah gangguan jaringan dimaksud, diperlukan personel yang mempunyai kemampuan, dedikasi, etika dan integritas yang tinggi pada organisasi.
Oleh karena itu, Bakamla RI melalui Direktorat Datin menggelar workshop yang mengikutsertakan personel khususnya SPKKL Wilayah Barat dan personil Bakamla RI, yang diharapkan memiliki kompetensi tingkat pelaksana dan manajerial bidang teknis jaringan informasi untuk hadir, antara lain dari SPKKL Sambas, SPKKL Aceh, SPKKL Natuna, SPKKL Tanjung Balai Karimun (TBK), SPKKL Batam, Pangkalan Batam, Kantor Kamla Zona Barat, dan personel dari Kantor Bakamla Pusat Jakarta. Sementara itu selaku nara sumber, yaitu Kasubdit Jaringan Rizkal, S.Sos., M.M., dibantu para mentor yaitu Kasie Pemeliharaan Jaringan Y. M. Vianney Niko D.S., S.T.dan Kasie Pengembangan Jaringan Dikki Triwasananda, S.Kom.
Sebagai bagian dari satu rangkaian kegiatan, sehari sebelum kegiatan workshop dimulai, Direktur Datin beserta tim teknis jaringan yang dipimpinnya mengadakan kunjungan ke IT Center BP Batam dalam rangka study tentang _data center, cloud computing_ dan _disaster recovery center_. Kunjungan diterima oleh Kepala Pusat Pengelolaan data dan Sistem Informasi BP Batam Kolonel Laut Yuda Gunadi, S.E.
Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Mar Mardiono

Kapusbintal TNI : Implementasikan Jiwa Kepemimpinan Seorang Perwira

Portalbuana.com, (Puspen TNI). Implementasikan jiwa kepemimpinanmu sebagai seorang Perwira dalam memimpin anak buah di satuan. Sebagai pemimpin harus mengetahui, memahami sikap, perilaku dan kemampuan anak buah serta harus dekat dengan anak buah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.AP., kepada 437 orang Calon Perwira Remaja (Capaja), terdiri dari Taruna Akmil 224 orang (208 Taruna dan 16 Taruni), Taruna AAL 94 orang (84 Taruna dan 10 Taruni), Taruna AAU 117 orang (105 Taruna dan 12 Taruni) dan Taruna National Defence Academy (NDA), bertempat di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/7/2017).
Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto mengatakan kepada para Taruna dan Taruni bahwa, seorang Perwira harus mampu memberikan bimbingan dan menjadi panutan dalam perkataan maupun perbuatan.  “Sebagai Perwira harus menghargai pendapat anak buahnya, jangan merasa lebih tahu segalanya dan jalin kerja sama yang baik dengan anak buah,” katanya.
“Sebagai seorang Perwira, jangan pernah menunda kesempatan sekolah untuk anak buahnya mengikuti pendidikan, kita harus dukung dan memberikan motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan intelektualnya,” ujar Laksma TNI Budi Siswanto.
Lebih lanjut Kapusbintal TNI menyampaikan bahwa, para Perwira harus berperilaku yang sederhana, jangan menampilkan hal-hal yang bersifat kemewahan dihadapan anak buah. “Hiduplah dengan sederhana dan bersifat terbuka kepada anak buah,” ucapnya.
“Sebagai Perwira harus berperan sebagai pemimpin, komandan, bapak, guru dan pelatih, terhadap anak buah di satuan. Perwira juga harus mengayomi, bijaksana, tegas, adil dan selalu berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan bawahannya,” kata Laksma TNI Budi Siswanto.
Mengakhiri pengarahannya, Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto menegaskan bahwa, sebagai seorang Komandan harus mempunyai pendirian yang teguh dan yakin dengan keputusan. “Seorang Komandan harus tegas dan bertangggung jawab, jangan perintahkan anak buah melaksanakan tugas dan tiba-tiba ada permasalahan, kita lempar tanggung jawab,” tutupnya.
 
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.

Panglima TNI Ajak KAHMI Tetap Jaga Pancasila

Portalbuana.com, (Puspen TNI). Pancasila sebagai Ideologi negara mengandung nilai-nilai Ketuhanan sudah menjadi kesepakatan pendiri bangsa dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) harus tetap menjaga, mengamalkan dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara silaturahmi dan halal bilhalal dihadapan 700 Majelis Nasional KAHMI, di Aula Sakinah Mesjid Sunda Kelapa Jl. Taman Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2017).
Menurut Panglima TNI, KAHMI merupakan kumpulan ksatria bangsa dari berbagai macam keilmuan menjadi lokomotif pembangunan dengan menjunjung tinggi  prioritas ke-Bhinneka-an Indonesia. “Atas dasar itu lahirlah HMI, suatu kekuatan dan persatuan yang dipegang teguh, oleh karena itu teruslah berjuang dibawah satu komando,” ucapnya.
Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa Bung Karno pernah mengatakan Negara Republik Indonesia ini milik semua orang dari Sabang sampai Merauke bukan milik satu golongan, satu agama, satu suku, maupun adat istiadat. Keberagaman ini telah tercantum dalam dasar negara yaitu Pancasila. 
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan bahwa, saat ini waspadalah karena  benih-benih yang membuat perpecahan antar dan inter agama sudah ada disini, umat muslim dikecilkan dengan adanya adu domba. “Jangan sampai ada pertikaian dan konflik antar agama yang dapat merusak, menghancurkan bangsa dan negara, jangan sampai itu terjadi, hal ini yang membuat perpecahan antar masyarakat,” ujarnya.
Panglima TNI meminta agar lembaga-lembaga pendidikan Islam jadi sarana memupuk persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai toleransi keberagaman. “Saya yakin Madrasah, Pesantren dan Lembaga Pendidikan lainnya, sebagai pusat wadah perjuangan untuk menegakkan Ahlulsunah Waljamaah dan  Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan hal tersebut kita akan mempunyai pondasi yang kokoh dalam menghadapi setiap permasalahan yang ada serta bisa dengan percaya diri menyongsong masa depan,” katanya.
Sementara itu, menjawab pertanyaan awak media Panglima TNI mengatakan sesama umat Islam jangan sampai konflik seperti sekarang ini, para ulama juga ikut mendirikan bangsa ini, para ulama ikut juga membentengi Pancasila, anak-anak didik para ulama juga banyak di sini. “Jadi kalau ada ulama-ulama dengan pakaian apapun untuk memecahkan ideologi Pancasila jangan percaya dan diikuti,” pungkasnya.
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.
Translate »