Tag Archives: iwo

Deklarasi Asosiasi Pemilik Media untuk Keadilan Distribusi Iklan di Indonesia

Portalbuana.com, JAKARTA – Musyawarah Bersama ( Mubes ) I Ikatan Wartawan Online (IWO) yang digelar selama dua hari, 8-9 September 2017 kemarin, sukses digelar. 
 
Dalam mubes IWO, juga telah terbentuk Asosiasi Pemilik Media Online (ASPEMO) yang diprakarsai oleh Iskandar Sitorus, Moh Gunawan dan Ahmad Rifai. 
 
Dari hasil rapat yang digelar Sabtu (9/11), terbentuklah susunan pengurus ASPEMO yang diketuai oleh Iskandar Sitorus, Sekretaris Umum Muhammad Gunawan dan Bendahara Umum Muhammad Rifai serta sejumlah Koordinator Wilayah di seluruh Indonesia. 
 
Dari sejumlah media yang hadir terkumpul 41 perusahaan media menjadi pendiri ASPEMO . Selain struktur para koordinator  wilayah (Korwil) mewakili berbagai daerah di Indonesia. Sementara Sekjen IWO Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Samin dipercaya untuk menjadi Korwil Sumatera yang menaungi Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumsel, Sumbar, Jambi, Bangka Belitung dan Bengkulu. 
 
Untuk Korwil Sulawesi dipercayakan kepada Jaena Rondonuwu yang meliputi Sulsel, Sulbar, Sultra, Sulut, Gorontalo, Sulteng dan Sulteng.
 
Korwil Kalimantan dipercayakan kepada Kundori, S.sos yang meliputi Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim dan Kalimantan Utara. 
 
Untuk wilayah timur yakni Maluku, Ternate, Bali, NTB, NTT. 
 
Sementara untuk wilayah Jawa yakni DKI, Jateng, Jabar, Jatim, Banten dan Jogjakarta koordinator wilayah dipercayakan kepada Muhammad Gunawan Abdillah.
 
Untuk kepulaan Riau dan Batam, dipercayakan kepada Azli Rais. 
Korwil Papua di ketuai oleh Herbert Purba yang juga adalah pemilik kobarpapua.com meliputi Provinsi Papua dan Papua Barat.
 
Sekretaris Umum ASPEMO Moh Gunawan Abdillah, dalam keterangannya bersama ratusan media online dari Aceh sampai Papua mengatakan kepengurusan ASPEMO telah kita bentuk dan saat ini pengurus akan segera menyelesaikan legalitas ASPEMO yang nanti akan didaftarkan secara administratif negara. 
 
“Dalam waktu dekat kita akan segera urus, amanah yang telah disampaikan kawan-kawan dari Aceh sampai Papua akan ia emban dengan sebaik-baiknya,”bebernya. 
 
Dikatakan Gunawan, hadirnya ASPEMO ini, untuk mewadahi para pemilik media online yang ada diseluruh nusantara. 
 
“Kita akan berbagai dan sharing informasi terutama dalam menjalankan bisnis media online dan tentu untuk menggaet kerjasama iklan yang ada di Jakarta lalu kita berbagi dengan teman-teman daerah. 
 
Minggu dini hari secara resmi, Aspemo yang dihadiri oleh 41 pemilik media online mendeklarasikan diri untuk membentuk ASPEMO,”tandasnya.
Antusias para pemilik media sendiri terbangun dalam semangat kesejahteraan terutama wartawan serta keryawan dari perusahaan media masing-masing.
Bagi para pemilik media online yang belum tergabung silahkan kirim no Akta, nOmor Adminsitrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM RI, nama media dan nama pemilik serta nomor kontak yang bisa dihubungi melalui email aspemomedia@gmail.com.
 
Berikut Susunan Organisasi ASPEMO 2017-2022.
Ketua Umum : Iskandar Sitorus
Sekretariat Umum: Moh Gunawan Abdillah
Bendahara Umum: Ahmad Rifai
Koordinator:
Bali: Putu Puspa Artayasa
Sumatera: Muhamad Samin
Kepri : Azli Rais Anduspil
Kalimantan: Kundori
Jawa: Moh Gunawan Abdillah
Sulawesi: Jeane Rondonuwu
Papua : Hotbert Purba 
 
Adapun perusahaan media online yang menjadi anggota pendiri ASPEMO adalah sebagai berikut:
 
Rusmadi (suarakepri.com), Bivi Edward Panggabean (pitunews.com), Yudhistira(onlinesumut.com), Gusmanedy S (silabuskepri.co.id), I Ketut Adi (Beritabali.com), NYM Sutiawan (metrobali.com), I Ketut Sugina (suaradewata.com),Ari, H (suksesinews.com), I MAde Arwana (balikini.com), Wiwied Ichsan (gamalamanews.com), Agus (kliksingaraja.com),Narjo (kabarmalut.co), Hotbert Purba (kobarpapua.com),Novel Kartino (gerbangkepri.co.id), Rusdianto(jurnalterkini.id), Budiman Mayabubun (aspirasimalut.com),Fitriyadi (mandiripos.com), Risman Cahyadi (kabarkarimun.com), Ardison Kaumata (manadotoday.co.id),Donald Kuhon (redaksimanadao.com), Lusje Dien (teropongsulut.com), Terry A Wagiu (liputankawanua.com),Yohannes (sorotpost.com), Halim H Anwar (kkbk65.com), Sudirman, Alexandra (benangmerah.co), Agriyanto Reppy (manadoline.com), Suwandi (sorotjambi.com),Syamsul Arifin (kuburayaonline.com), Rosta Karim (manadolive.com), Dwi Septiaji (beritabekasi.co.id), Erwin Majam (dinamikajambi.com), Ahmad Rifai (celebesnews.id)

Wartawan Mimika Minta Kapolri Pecat Kapolres Way Kanan

Portalbuana.com, TIMIKA | Solidaritas wartawan se-Kabupaten Mimika, Papua, mendesak Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian segera mencopot Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan setelah menghina profesi wartawan dan masyarakat Lampung. 
 
Tuntutan aspirasi para pekerja Pers di Mimika yang dikoordinir Ikatan Wartawan Online (IWO) Mimika disampaikan dalam unjuk rasa damai di Bundaran Tugu Perdamaian Timika Indah, Kota Timika, Selasa (29/8/17).
 
Cibiran Kapolres Way Kanan yang menyebut wartawan seperti kotoran hewan, dianggap sebagai penghinaan luarbiasa dan tak pantas dilontarkan seorang aparat Negara yang digaji dengan uang rakyat.
 
“Kami meminta Pak Kapolri segera copot Kapolres Way Kanan atau pecat saja dari institusi Polri,” tegas orator aksi Marsel Nara, Jurnalis Harian Papua. 
 
Orator lainnya, Husyein Abdillah meminta Kapolres Way Kanan segera meminta maaf kepada insan Jurnalis dan kepada masyarakat Lampung yang disebutnya ‘cacingan’ mana mungkin baca koran.
 
“Wartawan adalah profesi mulia, tidak pantas untuk dihina. Untuk itu, kami mengecam keras pernyataan Kapolres Way Kanan,” tandas Husyein. 
 
Dia berharap ucapan tak terpuji oleh Kapolres Way Kanan tidak dilakukan oleh pejabat Polri lainnya terutama di Mimika, Papua. Dirinya juga berharap kepolisian dapat memberikan ruang seluas-luasnya kepada wartawan untuk melakukan tugas jurnalistik.
 
“Kami harap ini yang terakhir. Karena masih banyak kasus lainnya, dimana wartawan diintimidasi aparat Negara termasuk kepolisian. Jangan lagi terjadi,” imbuhnya. 
 
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Mimika Steven Rantung mengatakan, aksi unjuk rasa ini digelar sebagai bentuk solidaritas Jurnalis di seluruh nusantara yang menyikapi penghinaan oleh Kapolres Way Kanan. 
 
Steven meminta Kapolres Way Kanan mempertanggung jawabkan ucapannya yang telah melukai hati seluruh pekerja Pers di Indonesia. 
 
“Kalian (polisi) yang seharusnya sebagai pengayom, menjadi teladan, bukan justru menjadi penindas apalagi melecehkan profesi kami wartawan,” ujarnya. (rum/SP)

Ikatan Wartawan Online ( IWO ) Kerinci- Sungai Penuh Telah Terbentsuk

Portalbuana.com, Sungai penuh (23/08/2017), Pemimpin Redaksi Gegeronline Fanda Yosephta terpilih secara aklamasi dalam pemilihan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai penuh, dalam Musda I IWO Kerinci Sungai penuh, Selasa, 22 Agustus 2017 yang berlangsung di café Bunda Kota Sungai penuh.
 
Pemilihan yang berlangsung musyawarah dan mufakat, dimana peserta memunculkan dua nama yang akan dimajukan di Musda IWO Kerinci dan Kota Sungai penuh, yaitu, Fanda Yosephta dari gegeronline dan Fahdi dari Metro Sakti.
 
Setelah munculnya calon ketua IWO, peserta meminta kepada kedua kandidat untuk berembuk, dan kemudian, setelah berembuk, dihadapan peserta, Fahdi meminta Fanda Yosephta untuk menjadi ketua IWO Kerinci dan Sungai penuh, dan kemudian, Fanda Yosephta meminta Fahdi untuk menjadi Sekretaris IWO Kota Sungai penuh.
 
“Setelah berembuk, kita minta kepada beliau (Fanda Yosephta) untuk memimpin IWO Kerinci dan Sungai penuh,” ujar Fahdi dihadapan peserta, yang kemudian disetujui oleh peserta yang hadir.
 
Fanda Yosephta usai Musda I IWO Kerinci Sungai penuh mengungkapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekan media online di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai penuh.
 
“Ini adalah merupakan amanah dan saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman. Untuk membesarkan IWO tidak hanya bisa dilakukan saya dan Sekretaris. Tentu, untuk kebesaran IWO di Kerinci dan Sungai penuh harus dilakukan secara bersama-sama,” terangnya
 
Dalam Musda itu, juga dipilih Dewan etik IWO Kerinci. Dewan etik IWO Kerinci Sungai penuh adalah, Aris, Zoni Irwan, Anto Lacak, Edi Januar dan Martono. ( team rls) 

IWO Prov Jambi Resmi Dilantik

Portalbuana.com, JAMBI – Akhirnya Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Wartawan Online (IWO) Jodhi Yudono secara resmi melantik Pengurus Wilayah IWO Provinsi Jambi masa bakti 2017-2022 di Gedung Putih, Telanaipura, Kota Jambi, Jumat malam (11/8/2017).
 
Dalam pelantikan yang sederhana tersebut, Jodhi berpesan agar wartawan yang tergabung dalam IWO tetap amanat dan tidak membuat berita bohong alias hoax.
 
“Semoga kalian tetap amanat dan tidak menyebar berita bohong kepada masyarakat,” tegasnya dihadapan ratusan undangan yang hadir.
 
Menurutnya, saat ini zaman anomali, tidak terduga dan tidak mengerti benar atau salah. 
 
“Karena itu, wartawan harus maju terus mewartakan kebenaran,” tandas Jodhi.
 
Selain itu, lanjutnya, dalam perjalanan IWO harus bisa memberikan masukan-masukkan positif kepada pemimpin provinsi, bahkan kepada pemimpin bangsa.
 
Kemajuan teknologi, lanjut Jodhi, menuntut seorang wartawan harus bisa semua. Bisa menulis, mengambil video dan mengedit. 
 
“Keahlian pribadi itu yang akan membuat kalian semua sejahtera,” ujar pria editor senior www.kompas.com.
 
Sementara Nurul Fahmy yang barusan dilantik menjadi Ketua IWO Provinsi Jambi mengaku berterimakasih atas kedatangan Ketua Umum yang bersedia melantik pengurus IWO provinsi Jambi.
 
Pemimpin Redaksi media online inilahjambi.co. ini akan berusaha  meningkatkan kesejahteraan wawasan serta skill para wartawan. Sehingga menjadi seorang wartawan yang cerdas.
 
“Bersama IWO kita wujudkan wartawan online yang progresif dan kekinian sampai nasional hingga internasional,” harap Fahmy.

IWO Kepri akan Laporkan Oknum Pansel Bawaslu ke Polda Kepri

Portalbuana.com, BATAM – Ikatan Wartawan Online Provinsi Kepulauan Riau (IWO Kepri) mengecam keras tindakan salah satu anggota Panitia Seleksi (Pansel) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berinisial AL, yang diketahui telah mengancam wartawan Gurindam.tv, pada rabu malam (09/08). Kecaman keras ini disampaikan oleh Ketua DPW IWO Kepri, Rudiarjo Pangaribuan di Batam, Jumat (11/8)
 
Rudi menilai tindakan yang dilakukan oleh AL hendaknya janganlah terlalu berlebihan dalam hal menyikapi pemberitaan media massa. Sebab, hal ihwal yang disampaikan pada pemberitaan tersebut setelah diselidiki oleh dewan etik IWO Kepri berdasarkan fakta dan data.
 
 “Yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut kan berdasarkan fakta dan data, kenapa harus marah kalau memang tidak ada apa-apanya,” ujar Rudi. 
 
Seharusnya, kata Rudi, sebagai salah satu pihak yang mengemban amanah publik haruslah memiliki jiwa yang bersih dan bernilai kebijaksanaan yang cukup tinggi sehingga siap menerima segala masukan ataupun kritikan dari masyarakat terkait tugas yang diembannya itu. 
 
“Jangan pula dikritik atau dipertanyakan sekali langsung emosi, marah dan lain sebagainya, kelihatan betul bahwa yang bersangkutan belum siap mengemban amanah publik,” tukas Rudi. 
 
Diberitakan sebelumnya, AL melakukan pengancaman kepada salah satu wartawan Gurindam.tv yang juga tercatat sebagai anggota aktif IWO Kepri melalui telepon nomor 08136416** pada pukul 20.21 WIB yang isinya berbunyi “Dimana kau, ayo kita ketemu, jangan kau macam-macam, an**, ba**” dan ditujukan kepada wartawan gurindam.tv.
 
Ketua Advokasi dan Hukum DPW IWO Kepri, Jerry Fernandez menambahkan, atas adanya ancaman itu, IWO Kepri berencana akan melaporkan oknum pansel tersebut kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri). 
 
Dalam waktu dekat lanjut Jerry, pihaknya akan segera melaporkan AL ke Polda Kepri karena berdasarkan bukti yang ada serta analisa dari Tim Advokasi, sudah sangat jelas dan nyata tindakan AL itu memenuhi unsur-unsur dalam tindak pidana pengancaman sebagaimana dimaksud pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik. 
 
“Dalam pasal 45 ayat (3) nya diancam 4 tahun itu, biar ada efek jera saja,” tutur Jerry.

Audiens Dengan Ketua DPRD, IWO Sulsel Sampaikan Rencana Mubes IWO di Jakarta

 

Portalbuana.com, MAKASSAR  – Ketua DPRD Provinsi Sulsel M Roem menerima jajaran Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulsel dalam rangka audiens di ruang kerjanya, Lantai 2 Kantor DPRD Sulsel, Jl Urip Sumpharjo, Selasa (1/8/2017) siang.

 
Jajaran PW IWO Sulsel yang hadir seperti Ketua, Sekretaris, Kepala Bidang, Dewan Etik dan Anggota. Audiens ini sebagai ajang silaturahmi dan memperkenalkan IWO di Sulsel juga meminta masukan dan sekaligus menyampaikan beberapa agenda kedepannya. 
 
Salah satunya musayawarah besar (mubes) IWO ke 1 yang akan dilangsungkan di Jakarta 8-9 September 2017 mendatang.
 
Mendengar beberapa pemaparan pengurus, M Roem pun menyambut baik kehadiran IWO sebagai wadah pemersatu profesi wartawan siber khususnya di Sulsel.
 
Ia mengungkapkan tantangan IWO harus menjadi alat kontrol bagi wartawan dalam menjalankan tugas nya di tengah-tengah masyarakat.
 
“Selamat sudah terbentuk (IWO Sulsel). Karakter berita online memang sangat cepat. Kalau kita lihat masyarakat kita sekarang serba bebas, tapi menurut saya kita sebagai bangsa punya nilai budaya, punya etika, sebagai masyarakat beragama, semua itu harus menjadi pegangan kita dalam pergaulan, termasuk dalam media elektronik ini. Justru disitulah tercermin sesungguhnya apakah kita ini masyarakat beradap atau tidak,” papar M Roem.
 
Dari sinilah, M Roem berharap IWO harus menjadikan itu sebagai salah satu perjuangan supaya masyarakat ini yang menjadikan wadah berkomunikasi yang baik.
 
“Mau tidak mau harus diajak untuk ikut. Masa antara kita yang berkomunikasi tidak punya etika, dan kecendrungannya semakin lama semakin tidak terkontrol, olehnya itu harus ada yang menuntun, mau berhasil atau tidak itu bukan soal kita lagi, tapi kita melakukan itu,” jelas mantan Bupati Sinjai ini.
 
Hal ini juga dia lakukan di DPRD Sulsel, senantiasa memberikan masukan kepada anggota agar bekerja dengan baik. Karena pesan-pesan ini merupakan tanggung jawabnya sebagai pimpinan memberikan contoh yang baik.
 
“Tugas saya mengingatkan. IWO harus hadir itu, disitu lihat masyarakat, kalau besok lusa kenapa begini kita sudah ingatkan, kedepan masih banyak tantangan kita, kita tida bisa menghindari itu kemajuan ilmu kematuahuan, pastilah, yang penting kita tetap ada upaya merem, kita ini juga adalah mahluk beradab, bangsa memiliki latar belakang baik,” pesannya.
 
Ketua PW IWO Sulsel Zulkifli Thahir menyampaikan organisasi profesi ini spesifik ke wartawan online ditengah organisasi profesi pers yang sudah lama ada.
 
“Wadah ini hadir untuk bersama-sama saling mengingatkan yang baik. Kami berharap juga ada sinergitas DPRD Sulsel dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana salah satu fungsi pers,” katanya.
” kata Abang Chule sapaannya.
 
Sementara Sekretaris Dewan Etik PW IWO Sulsel Ahmad Yusran menambahkan dihadapan Ketua DPRD Sulsel, jika ada transformasi informasi teknologi yang ada saat ini. Ia mencontohkan fenomena belum tayang di TV dan di cetak, tapi di media online bisa langsung terbit.
 
“Olehnya itu bagaimana peran legislatif ini juga bisa bertransformasi melalui informasi teknologi,” kata wartawan Liputan6.com ini.
 
Rilis IWO Sulsel
 

IWO Silaturrahmi dengan Yusuf Lubis Bupati Pasaman

Portalbuana.com, Pasaman, Ikatan Wartawan Online ( IWO) Pasaman bersilaturahmi dengan Yusuf Lubis Bupati Pasaman diruang kerjanya hari ini Selasa ( 1/8). Dalam pertemuan tersebut dihadiri Kabag Humas Kabupaten Pasaman Anwir Salam.

 
Bupati Pasaman meminta kepada insan pers yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Pasaman untuk berkontribusi dalam penyebarluasan informasi pembangunan yang ada di daerah itu.
 
“Para jurnalis yang tergabung di dalam IWO ini sangat berperan menyebarkan informasi yang akurat dan berimbang tentang kemajuan daerah kepada masyarakat. Apalagi media online yang penyebarluasannya begitu luas dan cepat ini,” katanya di Lubuk Sikaping.
Menurutnya, ia sangat mendukung keberadaan IWO Pasaman karena peran pers ini berperan besar dalam memberikan informasi dan pencerahan kepada masyarakat.
 
“Kita berharap penyajian berita itu harus berimbang dan mengacu kepada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik sehingga berita yang disajikan mendapat kepercayaan dari masyarakat,” katanya.
 
Ia juga berharap media ini jangan sampai dijadikan alat politik oleh oknum tertentu sehingga independensinya akan selalu terjaga. Tukas Bupati
 
“Kita ingin insan pers khususnya yang tergabung dalam IWO Pasaman untuk memberikan masukan dan sarannya sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam membangun daerah,” katanya.
 
Sementara itu, Kabag Humas Anwir Salam berpesan Agar pengurus IWO Kabupaten Pasaman dapat mengurus dan melengkapi administrasi secepat mungkin agar dapat dianggarkan oleh Pemerintah Daerah. Harapnya
 
Selain itu juga berkemungkinan Organisasi IWO dapat kita anggarkan pada tahun 2018. Terang Kabag Humas di depan rekan- rekan wartawan.
 
hal yang sama juga disampaikan, Ketua IWO Pasaman Sayid Afgani mengatakan organisasi wartawan IWO Pasaman terbentuk pada 26 Juli 2017.
 
“Anggotanya sebanyak 23 orang dari 20 media online yang juga merangkap menjadi pengurus,” ujarnya.
 
Ia berharap dengan telah terbentuknya IWO Pasaman maka akan menjadi organisasi yang mengayomi kerja-kerja junalistik para wartawan media daring yang ada di daerah itu.
 
“Ini tantangan bagi kita untuk menjalankan tugas jurnalistik yang sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Ini perlu diterapkan bersama apalagi ditengah maraknya pemberitaan hoax yang beredar luas di jejaring sosial yang dapat menyesatkan masyarakat,” katanya. 

Sumber: Humas IWO Pasaman
Icuk RZ 081372269030

Danrem 042/Gapu: Ingat IWO Ingat Presiden Jokowi

Portalbuana.com, JAMBI – Komandan Korem 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi Kolonel Inf Refrizal menyambut baik atas terbentuknya Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) di Provinsi Jambi.
 
Hal tersebut dinyatakan Refrizal saat beraudiensi dengan jajaran pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Jambi, pada Selasa 1 Agustus 2017 di Makorem Garuda Putih.
 
Menurut Refrizal, IWO merupakan salah satu perwujudan keinginan Presiden Joko Widodo terkait kemajuan sumber daya manusia Indonesia dalam soal teknologi informasi.
 
“Saya masih ingat pidato Presiden Jokowi di Natuna beberapa waktu lalu. Salah satu hal yang paling ditakutkan beliau, bangsa ini terlambat dalam mengikuti perkembangan teknologi, termasuk teknologi informasi yang sangat cepat ini. Menurut beliau, jika bangsa kita terlambat untuk mengikuti perkembangan teknologi, berarti akan menjadi negara yang tertinggal dari negara lain,” ujar Danrem menyampaikan inti pidato Jokowi.
 
Menurut Danrem, keberadaan Ikatan Wartawan Online yang berkutat dengan perangkat teknologi informasi dalam menyiarkan berita, merupakan respon atas perkembangan dunia yang sangat cepat. IWO merupakan kumpulan jurnalis masa depan dengan media masa depan.
 
Disampaikan Refrizal, meski sangat mudah diakses dan harus berkejaran dengan kecepatan, pemberitaan media online haruslah tetap objektif dan tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Harus ada cek dan ricek serta seimbang.
 
“Jangan mudah dimanfaatkan oleh golongan tertentu. Sehingga terjebak dalam konflik. IWO harus menjadi alat penegakan kebenaran dalam setiap pemberitaan,” tegas Refrizal lagi.
 
Refrizal juga berharap, sebagaimana fungsi pers, IWO juga harus bisa mencerdaskan masyarakat melalui pemberitaannya.
 
Hadir dalam silaturahmi tersebut, Ketua IWO Jambi Nurul Fahmy, Wakil Ketua Husen, Ketua Pelaksana Pelantikan IWO Provinsi Jambi Rama Dhani dan sejumlah pengurus harian lainnya.

Dilema Wartawan, Profesi yang Menganut Kebebasan Tapi Terkekang

e75789e2-822a-4d0d-917b-cfda9094ff7d
Portalbuana.com, MEDAN – Dokter, guru dan wartawan dikenal sebagai bagian profesi di negeri ini. Namun menyangkut beban dan tanggungjawab, wartawan jelas memiliki peranan besar mengingat pers adalah bagian dari 4 pilar demokrasi.
Sayangnya, untuk urusan berekspresi dengan keahliannya, nasib wartawan sepertinya lebih buruk dibandingkan dengan kedua profesi lainnya.
Misalnya dalam urusan mendongkrak penghasilan. Di Indonesia, terhitung hanya sebahagian kecil saja perusahaan pers yang mampu membayar upah wartawannya dengan upah layak, sedangkan sebahagian besar umumnya membayar wartawannya di bawah rata-rata bahkan ada yang sama sekali perusahaan yang tidak membayarkan gaji wartawan. 
Alhasil, istilah wartawan gadungan yang identik dengan mencari penghasilan dengan cara ‘merampok’ atau peras sana sini pun terus menjamur.
Pertanyaannya, dengan demikian, kenapa khusus untuk wartawan yang memiliki kredibiltas dan kompetensi tapi gaji untuk memperbaiki nasibnya tak mumpuni, tetap saja dikekang dalam berkreasi?
Nasib dokter dan guru tentu lebih beruntung. Dengan profesinya, dokter bisa bekerja di sejumlah rumahsakit dan guru baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) juga bisa ‘nyambi’ di beberapa sekolah swasta, tapi wartawan justru tidak.
Sejumlah media yang mengikat wartawannya dengan kontrak saja, umumnya mencantumkan pelarangan bagi pekerja di medianya untuk bekerja di media lain.
Menyikapi masalah ini, Ketua Piminan Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Mei Leandha turut bereaksi.
Secara tegas dikatakannya, ada kesalahan fatal di dalam manajemen perusahaan pers di saat dunia jurnalistik menganut kebebasan berkreasi dan berekspresi.
“Jelas sebuah ketidakadilan. Apalagi pengekangan profesi wartawan ini sudah berlangsung sejak lama dan para praktisi pers, para wartawan senior juga belum pernah mempermasalahkannya,” tegas wanita yang biasa disapa Mei ini kepada wartawan, Senin (31/7/2017).
Karena itu, lanjutnya, IWO Sumut yang sejak awal sudah mempelajari masalah ini, akan berjuang melawan demi perubahan aturan yang dianggap juga sebagai bentuk penggebiran pers.
“Untuk urusan penerapan ilmu, kami yakin ketika orang yang pantas disebut wartawan tengah bekerja di perusahaan yang kredibel, kemampuan si wartawan tidak perlu diragukan lagi. Sama halnya dengan dokter dan guru. Karena itu kami tegaskan perusahaan pers harus memahami ini. Jangan dunia jurnalistik itu kelihatan bebas diluar, tapi kenyataannya terkungkung di dalam” ujarnya.
“Kami akan membawa masalah ini ke dalam Musyarah Bersama (Mubes) IWO pada 8-9 September nanti di Jakarta, agar masalah ini bisa menjadi perhatian seluruh pekerja media dan pengusaha media akan mereka juga bisa paham,” pungkas wartawan kompas.com ini.(rls.iwo)

Hari Ini IWO Pasaman Gelar Pemilihan Ketua

Portalbuana.com. Pasaman. Sejumlah Pimpinan dan Kabiro media online di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hari ini menyatakan diri bergabung dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Pasaman menggelar acara Pembentukan IWO Pasaman dan Pemilihan Pengurus Masa Bakti 2017-2022’ di Kafe Batang Sumpur Rabu (26/Juli/2017), mulai pukul 16:00 WIB.
 
Penyelenggaraan  acara tersebut berdasarkan Surat  Mandat  Dewan Pimpinan Pusat  IWO kepada Sayid Afgani (pasamanraya.com) untuk segera membentuk organisasi sebagai wadah berkumpul para jurnalis media online di Pasaman.
 
“Kami berharap IWO Pasaman akan menjadi organisasi yang sejatinya mengayomi kerja – kerja junalistik para wartawan media siber (online) di Pasaman. Mari bergabung dan bergerak untuk kemajuan bersama,’’ kata Sayid Afgani dalam siaran persnya.
 
Agenda pertemuan ini yakni pembentukan IWO Kabupaten Pasaman yang ditandai dengan penandatanganan formulir anggota secara bersama, Pemilihan Ketua IWO Kabupaten Pasaman masa bakti 2017-2022.
 
Menurut pria yang sudah malang melintang di dunia pers di Pasaman ini mengatakan dengan terpilihnya menjadi Ketua IWO Pasaman, pihaknya memiliki tugas yang berat untuk membawa IWO Pasaman ini memiliki kredibilitas serta menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan UU Pers  No 40 tahun 1999 tentang pers.
 
“Ini tantangan buat kami untuk menghimpun diri serta menjalankan amanat sesuai dengan UU Pers  serta kode etik jurnalistik, dan memerangi Hoax “katanya.
 
Hal senada juga disampaikan M. Dwi Richa Dewan Etik IWO Pasaman, keberadaan IWO di Kabupaten Pasaman merupakan wadah bagi wartawan online yang ada di kabupaten Pasaman. Dengan adanya Wadah ini, Merupakan hal positif untuk kawan – kawan media Online untuk mengembangkan karirnya, sebutnya.
 
Setelah dilakukan pemilihan Ketua, langsung membentuk pengurus secara musyawarah. 
Adapun pengurus itu sesuai dengan berita acara yang dibuat yakni:
 
Dewan Etik
M. Dwi Richa. JP, SH (kopi-pasaman.com)
 
Ketua IWO Pasaman: Sayid Afgani (pasamanraya.com)
Sekretaris IWO Pasaman: Syafrianto (metropadang.com)
Bendahara IWO Pasaman: Suardi (detikperistiwa.com)
 
1. Bidang-bidang Sumber Daya Manusia (SDM)
a. Ketua : Ewin (mediakoreksi.com)
b. Anggota : Yondra (kabardaerah.com)
c. Angota : Rahmad Urai (siginews.com)
 
2. Bidang Kaderisasi dan Usaha
a. Ketua : Heri Sumarno (padangterkini.com)
b. Anggota : Masrizal (intermediapos.com)
c. Angota : Afrianto (mediakoreksi.com)
 
3. Bidang Kesejahteraan
a. Ketua : Amri Masta (bhayangkaraperdana.com)
b. Anggota : Musrizal Andra (sitinjau.com)
c. Anggota : Heri Hareva (jangkarnews.com)
 
5. Bidang Advokasi dan Hukum
a. Ketua : M.Doni, SH (faktahukumdanham.com)
b. Nofrinaldi, SH (detikperistiwa.com)
 
6. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas)
a. Ketua : Icuk RZ (detikperistiwa.com)
b. Anggota : Darlinsah (netralnews.net)
c. Ahmad Husen : maklumatnews.net
 
Rilis: IWO Pasaman
 
Translate »