Tag Archives: Kriminal

Ketangkap Warga Mencuri Vario OTK Tewas di Pukuli Massa

PortalBuana.com Sumut (19/09/2017) Kedapatan mencuri sepeda motor Honda Vario warna Biru Nopol BB 5457 HQ milik Asyari Hidayat (23) di Jalan Sidomulyo Gg.Budi,Kel.Pulo Brayan Darat II Kec.Medan Timur.dimana seorang pelaku curanmor tanpa identitas tewas dihajar massa,Senin (18/9/2017).
 
Informasi yang dihimpun awak media ini dimana kejadian tersebut berawal ketika korban.yang sedang menonton TV mendengar suara seperti ada orang yang masuk kedalam rumah.
 
Alhasil akibat penasaran,lalu korban pun keluar rumah.sehingga korban pun terkejut melihat seorang pria tak dikenal.sedang mencongkel sepeda motor miliknya dengan menggunakan kunci T yang terparkir dihalaman rumah.
 
Tanpa pikir panjang sontak saja membuat korban berteriak “Maling…Maling…”.
 
Sehingga warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung mengejar tersangka yang saat itu berusaha untuk kabur.
 
Menurut keterangan dalam hitungan menit saja warga pun dapat berhasil meringkus tersangka.tanpa ada yang mengkomandoi warga yang tersulut api emosi sehingga beramai-ramai menghajar pelaku hingga kritis.
 
Berdasarkan keterangan Petugas Polsek Medan Timur yang mendapat informasi.langsung tiba dilokasi kejadian dan melarikan pelaku ke RS Bhayangkara.guna mendapat pertolongan medis.
 
Namun sayang setelah sempat menjalani perawatan intensif,dirumah sakit.akhirnya pria yang diperkirakan berusia 30 tahun itu pun menghembuskan nafas terakhirnya lantaran mengalami luka-luka disekujur tubuhnya.
 
Sementara itu Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu melalui Kanit Reskrim Iptu Made Yoga Mahendra,Selasa (19/9).mengatakan ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya kejadian tersebut,terangnya.
 
Ditambahkan lagi bahwasanya tersangka sempat kita bawa ke rumah sakit.guna mendapat perawatan intensif namun sayang nyawanya tak dapat tertolong lagi,tandas yoga.
 
Saat ini pihaknya tengah mencari informasi baik tentang identitas maupun keluarga pelaku.
 
Dalam himbauannya bagi keluarga yang mengenalnya diharapkan segera mendatangi RS Bhayangkara,tuturnya .(ilham)

Bongkar Toko Dengan Gunting Gembok Kawanan Maling Di ringkus Polsek Sunggal

PortalBuana.com Sumut (16/09/2017) Polsek Sunggal  meringkus komplotan pencuri di sebuah toko milik, Khoroman Siregar (47), warga  Jalan Setia Makmur, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (13/9/2017) sekira pukul 13.00 wib. Kasus pencurian tersebut terjadi di Jalan Pembangunan, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Informasi yang berhasil dihimpun di Kepolisian, para tersangka yang ditangkap adalah, Agustian (26), Indra Kurniawan alias Manro (25), Samin (40), ketiganya adalah  warga Jalan Setia Budi No.12, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Peristiwa bermula saat korban sedang berada dirumahnya. Kemudian mendengar kabar dari tetangga sebelah tokonya, Tika, bahwa tokonya disatroni kawanan maling. Korban langsung bergegas mendatangi toko tersebut, dan melihat barang-barangnya didalam toko berupa rokok sudah raib, dan pintu toko dalam keadaan terbuka dan rusak. Lalu korban langsung membuat pengaduan. Setelah diadukan ke pihak yang berwajib, polisi langsung melakukan olah TKP. Dan polisi mengetahui identitas pelaku. Jumat (15/9/2017) personil Polsek Sunggal menangkap ketiganya di Jalan Pembangunan, Desa Sunggal Kanan, Kabupaten Deli Serdang.
Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SIK., saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan ketiga maling tersebut.
“Saat diinterogasi, ketiga tersangka ini mengakui perbuatannya dan menjelaskan bahwa para pelaku masuk kedalam toko korban dengan cara merusak gembok memakai gunting. Selain ketiganya, ada satu lagi pelaku berinisial K yang ikut melakukan pembongkaran toko tersebut. K saat ini dalam pengejaran kita, dan salah satu pelaku bernama Samin kita lakukan penembakan karena mencoba melarikan diri,”tuturnya Daniel, Sabtu (16/9/2017). (ilham)

Polres Asahan Tangkap Pelaku Judi Toto

PortalBuana.com Sumut (16/09/2017) Polres Asahan melalui Polsek Kisaran, melakukan penangkapan terhadap pelaku judi jenis Toto Gelap, Saibani alias Panser (52), Sabtu (16/9/2017), di warung milik pelaku di Dusun XI, Desa Rawang, Pasar V, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan.
 
Kapolres Asahan, Ajun Komisaris Besar Polisi Kobul S. Ritonga, SIK.MSI., kepada www.metrorakyat.com mengatakan, penangkapan tersangka berasal dari informasi masyarakat, yang mengaku resah dengan maraknya judi Togel di wilayah tersebut. Kemudian polisi langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka, dan tersangka ditemukan sedang merekap nomor jenis Togel tersebut diwarung miliknya.
 
“Tersangka sudah kita amankan dengan barang bukti satu unit HP merk Nokia 105 warna biru yang berisikan SMS nomor pasangan/tebakan judi togel, satu buah buku tulis rekapitulasi angka togel dan uang tunai Rp. 253.000,-. Tersangka kita jerat dengan pasal 303 KUH Pidana, tentang praktek perjudian,” tuturnya Kobul, Sabtu (16/9). (rls)

Sok Jadi Preman Ngancam Bunuh Tetangga Dengan Parang Jefri Di Tangkap Polsek Sunggal

Portalbuana.com Sumut (09/09/2017) Sok jadi preman Jepri Sitepu (24) warga Jalan Serasi Gg Gereja Desa Medan Krio, harus mendekam di sel Polsek Sunggal. Pasalnya ia nekat mengancam akan menghabisi nyawa Rianti Br Hutajulu (34) di Perladangan Dusun X Desa Medan Krio, Sabtu (9/9/2017).
 
Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika korban bersama dengan abang iparnya pergi ke ladangnya untuk memanen ubi.
 
Kemudian pelaku datang dan membawa pisau cutter dan abang ipar korban melihat pelaku membawa pisau cutter, lalu abang ipar korban melihat-lihat pelaku.
 
Lantaran tak senang dilihatin, pelaku mengatakan “apa matamu itu liat-liat, anjing” dan setelah itu korban dan abang iparnya diam saja. Setelah itu, pelaku masuk ke dalam rumahnya dan membawa martil dan memartili ubi milik korban.
 
Ketika ibu pelaku lewat, korban mengatakan kepada ibu pelaku supaya menasehati anaknya tersebut, lalu pelaku pun dinasehati oleh ibunya.
 
Tak senang, pelaku masuk ke dalam rumah dan membawa parang babat lalu mengejar-ngejar korban dan abang iparnya dengan parang babat tersebut sambil mengatakan “sini kau biar ku matikan kau, panggil suamimu itu biar ku matikan”. Korban yang tak ingin mati konyol memilih menyelamatkan diri dengan berlari ke rumah tetangga.
 
Petugas yang mendapat informasi tersebut langsung turun ke lokasi dan meringkus tersangka dari kediamannya.
 
Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Martua Manik, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya kejadian tersebut.
 
“Tersangka sudah kita amankan di mako dan masih menjalani pemeriksaan oleh petugas,” tuturnya (ilham)

Sebulan Buron Perkara Curi Mobil Acong Di Ringkus Polsek Medan Barat

PortalBuana.com Sumut (09/09/2017) Putra Pratama alias Acong (35) warga Jalan KL. Yos Sudarso, Lorong 14, Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat berhasil diamankan satuan Polsek Medan Barat lantaran terbukti mencuri 1 unit mobil Avanza,  pada Kamis (3/9/17) pukul 10.00 wib, di Jl. KL. Yos Sudarso, Lorong 14 B, No 24 C, Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan barat.
 
Acong ditangkap polsek medan barat berdasarkan LP/235/VII/2017/RESTABES MDN/SEK MEDAN BARAT, atasa nama pelapor Henny (33) warga Jalan KL. Yos Sudarso Lorong 14B, Medan Barat.
 
Aksi pencurian tersebut dilakukan Acong pada Kamis (3/8/17) pukul 07.30 Wib, suami pelapor yang pada saat itu baru bangun tidur memberitahukan kepada pelapor bahwa kunci rumah yg diletakkan diatas rak sepatu tidak ada.
 
Kemudian, ketika suami pelapor ingin berangkat kerja dan mencari kunci mobil, sang suami pelapor juga menyadari bahwasanya kunci mobil yang diletakkan ditempat yang sama (rak sepatu) juga tidak ada.
 
Mengetahui hal tersebut pelapor mengecek mobil di dalam garasi dan mendapati Mobil Avanza miliknya telah hilang dicuri seseorang. Atas kejadian sial tersebut Pelapor merasa keberatan dan melaporkan aksi pencurian tersebut ke polsek Medan Barat.
 
Dan dari hasil penyelidikan yang dilakukan petugas didapat hasil bahwasanya tersangka pencurian mobil Avanza tersebut bernama Putra Pratama alias Acong dan pada  Minggu (2/9 2017) pukul 13.00 wib unit reskrim polsek medan barat berhasil mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka Acong di Jl. Karya Kel. Sei agul Kec. Medan Barat.
 
Atas informasi tersebut unit Reskrim Polsek Medan Barat mendatangi tempat tersebut lalu mengamankan tersangka yang pada saat itu sedang berdiri dilokasi kejadian.
 
Dari hasil introgasi terhadap tersangka, bahwa aksi pencurian yang dilakukan Acong  dilakukan bersama dengan rekannya yaitu Lalok, dengan cara mengambil kunci mobil korban dari rak sepatu dengan menggunakan kain pel melalui jendela.
 
Setelah kunci mobil didapatkam Acong dan Lalok, keduanya bergegas membuka garasi dan lekas mencuri mobil Avanza yang terpakir didalam rumah korban.
 
Setelah pelaku berhasil menguasai mobil curiannya, tersangka menelfon temannya Dodi yang berada di LP Tj. Gusta untuk menjual mobil tersebut.
 
Kemudian Dodi mengarahkan  kedua tersangka kepada Tengger untuk  menjual mobil curiannya dengan harga Rp.23.000.000, setelah mobil tersebut laku terjual dilakukanlah pembagian hasil penjualan mobil dengan tersangka mendapatkan bagian sebesar Rp.23.000.000 dan Lalok Rp.16.000.000. (rls Team)

Jatuh Dari Motor Dua Jamret Di Boyok Di Hajar Warga Langsung Gol Polsek Percut Sei Tuan 

PortalBuana.com Sumut (09/09/2017) kejambretan dialami oleh Yuli Listianti (23) warga Kelurahan Seroja 1, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Ps.Tuan. Pasalnya wanita muda ini harus bercibaku dengan seorang jambret setelah kalung yang dikenakannya itu direbut paksa oleh dua bandit jalanan pada, Jumat (8/9/17) pukul 12.40 wib, di jalan VI Tembung desa Bandar Khalipah.
 
Siang itu korban bersama temannya mengendarai sepeda motor dan sedang melintas di jalan VI Tembung desa Bandar Khalipah dengan membawa nasi punjungan.
 
Selanjutnya datang 1 unit sepeda motor Honda BeAt warna hitam BK 3066 AFS  yang dikendarai oleh 2 orang laki-laki dengan posisi  joki bernama  Ali akbar (23), warga Jalan Pelajar Timur, Gang Ompuwale Medan dan Endiano warga Jalan AR Hakim,  Gang Pertama No 24, Kelurahan Pasar Merah, Kecamatan Medan Area.
 
Selanjutnya Endiano yang duduk diboncengan  belakang pelaku menarik kalung emas seberat 1gr yang dipakai korban dengan paksa, saat itu korban berusaha mempertahankan kalung emas miliknya hingga aksi bercibaku diatas sepeda motor layak bak film hollywood pun tak terelakan lagi.
 
Setelah beberapa saat bertarung diatas sepeda motor, akhirnya kalung yang di pertahankan dengan segenap tenaga oleh korban pun putus separuh ditangan pelaku dan sebagian sisanya masuk kedalam baju korban, merasa puas dengan aksinya itu kemudian pelaku mencoba melarikan diri dengan membawa kabur separuh kalung emas milik korbannya.
 
Tak senang dengan perlakukan kedua bandit jalanan ini,  korban pun berinisiatif mengejar pelaku dengan kekuatan penuh dari kecepatan sepeda motornya, tak ingin kalah untuk kedua kalinya, sambil mengejar sepeda motor milik pelaku, korban pun berteriak sekuat kuatnya dengan mengatakan jamret!!! Jamret!!!!!!
 
Pelaku yang merasa gugup melihat warga yang merespon teriakan korban, tak kuasa menahan kontrol laju kendaraannya hingga stabilitas kendaraan pelaku pun tak mampu lagi di pertahankan oleh pelaku hingga keduanya pun harus merasakan nikmatnya tercium oleh aspal jalanan, lalu warga yang mendengar jeritan korban segera berbondong bodong mendatangi lokasi jatuhnya pelaku jambret guna melakukan aksi main hakim sendiri kemudian pelaku ditangkap oleh warga dan kemudian diserahkan kepolsek PS tuan untuk di proses. (rls team TBH)

Gawat !!! Tidak Terima Di Tegur Paman Seorang Pemuda Tikam Pamannya 8 liang 

PortalBuana.com Sumut (08/09/2017) Binjai – gawat kali Zaman sekarang Tidak terima saat ditegur oleh pamannya, seorang pemuda bernama Erwin (24) warga Jalan T. Amir Hamza Gang Sendiri, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Binjai, tega menikam pamannya sebanyak 8 kali tikaman dengan sebuah gunting yang di modifikasi seperti pisau, hingga menyebabkan pamannya tersebut kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit, Rabu (6/9) sekitar pukul 21:30 WIB kemarin.
 
Korban yang adalah sekaligus paman dari pelaku itu diketahui bernama Misron (45) warga Jalan T. amir Hamza Gang Sendiri, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Binjai, kini harus mendapatkan perawatan intensif dari dokter rumah sakit RSUD DR R.M Djoelham Kota Binjai, dikarenakan menderita 8 luka tikaman di bagian dada kanan, perut dan paha sebelah kanannya.
 
Informasi yang berhasil dihimpun e-newsbinjai.com terkait peristiwa penikaman itu berawal dari, Misron yang mencoba untuk menegur keponakannya dikarenakan keponakannya tersebut memiliki sikap yang kurang baik, namun bukannya terima dengan teguran itu, pelaku malah mengambil sebuah gunting yang sudah di modifikasi seperti pisau dan langsung menikam korban secara membabi buta.
Peristiwa penikaman itu disaksikan oleh beberapa orang warga diantaranya, Sarman (48) warga Jalan T. Amir Hamza Gang Sendiri, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Binjai, Ayu (34) warga Jalan T. Amir Hamza Gang Sendiri, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Binjai dan AR (15) warga Kecamatan Binjai Utara, Binjai.
 
Usai peristiwa penikaman itu, warga yang berada disekitar lokasi kejadian pun langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas piket Polsek Binjai Utara, dan selanjutnya segera membawa korban ke RSUD DR R.M Djoelham Kota Binjai untuk mendapatkan perawatan medis, sementara pelaku penikaman langsung diboyong petugas untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

 

Kapolsek Binjai Utara Kompol Saiful Bahri ketika dikonfirmasi oleh wartawan terkait peristiwa penikaman tersebut, mengatakan.
 
“Benar, anggota kita telah menerima laporan tentang adanya peristiwa penikaman yang dilakukan seorang pria terhadap pamannya sendiri, untuk korban anggota kita langsung membawanya ke rumah sakit, sedangkan untuk pelaku nya langsung kita amankan ke Mapolsek Binjai Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya Saiful Bahri.
 
Sedangkan saat ditanya pasal berapakah yang akan dijeratkan kepada pelaku penikaman tersebut, Saiful Bahri kembali menambahkan.
 
“Kita akan jerat pelaku dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara,” tuturnya (rls team)

Curi Sepeda Motor Tetangga Andri Di Ringkus Polsek Medan Kota 

PortalBuana.com Sumut ?(08/09/2017) MEDAN KOTA, POC- Andri Tanmasta Manurung (27) warga Jalan Persamaan& simpang Limun, harus mendekam di sel Polsek Medan Kota. Pasalnya ia nekat mencuri sepeda motor jenis matic milik Timbul Hutabarat (34) di Jalan Pintu Air Gg Horas Kecamatan Medan Kota, Jumat (8/9/2017).
 
Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika korban memarkirkan sepeda motor miliknya di halaman rumah.
 
Saat hendak keluar korban terkejut lantaran motor miliknya sudah raib. Tak terima, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Kota dengan bukti laporan nomor : LP/1491/K/IX/2014/SU/POLRESTA MEDAN/SEK MEDAN KOTA.
 
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Budiman, ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, petugas pun berhasil meringkus tersangka.
 
“Tersangka kita ringkus berdasarkan hasil penyelidikan petugas di lapangan,” ujarnya
 
Budiman menjelaskan bahwa sepeda motor milik korban telah dijual pelaku kepada seorang pria yang tak dikenalnya.
 
“Saat ini petugas tengah memburu si penadahnya,” tuturnya .(ilham)

Nekad Gelapkan Motor Kawan Yetno Tidur Di jeruji Polsek DeliTua 

PortalBuana.com Sumut (08/09/2017) DELITUA, POC- Faisal Andri alias Yetno (36) warga Jalan Patumbak,& harus mendekam di jeruji Polsek Delitua. Pasalnya pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik ini nekat menggelapkan sepeda motor Dermawan (32) di Perumahan Citra Wisata Jalan Karya Wisata Kelurahan Pangkalan Masyur, Kecamatan Medan Johor, Jumat (8/9/2017).
 
Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika keduanya yang merupakan tetangga ini berangkat menuju tempat kerja korban dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega ZR BK 3435 ANA.
 
Sesampainya di tempat bekerja, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak menjenguk ibunya yang sedang sakit. Lantaran mereka tetangga dan mengenal baik, korban pun meminjamkannya kepada pelaku.
 
Namun, sampai malam hari pelaku tak muncul kembali. Ketika dicek ke rumahnya, pelaku juga tidak ada. Merasa ditipu, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Delitua.
 
Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna, ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan berdasarkan informasi yang diterima petugas berhasil meringkus tersangka.
 
“Kita mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka di daerah Kecamatan Delitua, dari informasi tersebut kita turun dan langsung mengamankan tersangka,” ungkapnya.
 
Wira menjelaskan bahwa dari pengakuan tersangka ia nekat melakukan aksi tersebut lantaran butuh uang untuk makan sehari-hari.
 
“Dari pengakuannya penghasilan bekerja jadi buruh pabrik kecil sementara ia butuh uang untuk makan sehari-hari sehingga pelaku pun nekat membawa kabur motor korban,” tuturnya
 
Wira menambahkan jika tersangka dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.(ilham)

Razia Di Empat Desa Polsek Pancur Batu Amankan 5 Mesin Judi Jackpot 

Portalbuana.com Sumut (07/09/2017 ) Menidak lanjuti pengaduan  masyarakat tentang maraknya praktek perjudian jenis jeckpot, Polsek Pancurbatu langsung melakukan razia keberbagai tempat. Hasilnya dalam sepekan Mapolsek Pancurbatu berhasil mengamankan 5 unit mesin judi jenis jeckpot.
 
Seperti penuturan Kapolsek Pancurbatu Kompol Choky Sentosa Meliala saat diwawancarai Rabu (6/9/2017) pukul 17.00 WIB, melalui Kanit Reskrim Iptu Sehat Tarigan SH, dijelaskannya lagi, ke lima unit mesin judi jeckpot tersebut diamankan dari 4 Desa yang berbeda.
 
“Dari Desa Bandar Baru 1 unit, dari Desa Bintang Meriah 1 unit, dari Desa Tiang Layar 1 unit dan dari Desa Namorih 2 unit,” tuturnya Sehat.
 
“Mesin judi jeckpot tersebut diamankan karena laporan masyarakat yang resah dengan maraknya perjudian di wilayah hukum kita, dan untuk itulah kita langsung melakukan razia keberbagai tempat yang disebutkan marak perjudian dan hasilnya 5 unit mesin yang kita amankan,” tegas Sehat Tarigan.
 
Ketika ditanyakan kenapa pemain dan pemilik tidak diringkus, Iptu Sehat Tarigan mengaku disaat dilakukan penggerebekan para pemain keburu kabur begitu melihat petugas datang . (ilham)
Translate »