by

Arab Saudi Mengatakan Drone Menyerang Stasiun Pompa Minyak Dekat Riyadh

Tangki minyak di pabrik di Haradh, Dhahran, Arab Saudi. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan serangan terhadap dua stasiun pompa minyak itu tidak mengganggu produksi minyak atau ekspor produk minyak mentah dan minyak bumi. PHOTO: AFP
Tangki minyak di pabrik di Haradh, Dhahran, Arab Saudi. Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan serangan terhadap dua stasiun pompa minyak itu tidak mengganggu produksi minyak atau ekspor produk minyak mentah dan minyak bumi. PHOTO: AFP
 
PORTALBUANA.COM, RIYADH / DUBAI (REUTERS) – Arab Saudi mengatakan drone bermuatan bahan peledak menghantam stasiun pompa minyak di wilayah Riyadh pada Selasa (14 Mei) dalam apa yang disebutnya tindakan terorisme dua hari setelah kapal tanker minyak Saudi disabotase di lepas pantai pantai Uni Emirat Arab.
 
Menteri energi eksportir minyak terbesar dunia mengatakan serangan terhadap dua stasiun pompa minyak tidak mengganggu produksi minyak atau ekspor produk minyak mentah dan minyak bumi.
 
Menteri Energi Khalid al-Falih, dalam komentar yang dijalankan oleh media pemerintah, mengatakan dua serangan baru-baru ini mengancam pasokan minyak global dan membuktikan perlunya untuk melawan “kelompok-kelompok teroris di balik tindakan merusak seperti itu” termasuk milisi Houthi yang didukung Iran di Yaman.
 
Masirah TV yang dikelola Houthi sebelumnya pada Selasa mengutip seorang pejabat militer yang mengatakan Houthi telah meluncurkan serangan pesawat tak berawak pada “instalasi vital Saudi”. Koalisi militer yang dipimpin Saudi telah berperang melawan Houthi di Yaman selama empat tahun.
 

YUK FOLLOW

Pesan Ustaz Arifin Ilham sebelum Wafat

Innalillahi wainnailaihi rojiun. Ustaz Arifin Ilham wafat, Rabu 22 Mei 2019 di usia 49 tahun. Pendiri Majelis Az-Zikra ini sempat berpesan via video soal ajal dan sedekah.

Comment

Berita Lainnya