Berita

Halal Bi Halal Gebu Minang Bertemakan Dari Awak Untuak Awak Sarato Kito Pakuek Raso Badunsanak

 

 
PORTALBUANA.COM SURABAYA Minggu 22/07/2018. Halal bi halal Gebu Minang angkat tema “Dari Awak Untuk Awak, Sarato Kito Pakuek Raso Badunsanak” (Dari kita untuk kita, serta kita perkuat rasa bersaudara) sukses digelar. Kegiatan  yang cukup menyita waktu dan pikiran panitia maupun pengurus GMJT tersebut seakan terbayar lunas, dengan suksesnya penyelenggaraan acara hingga akhir.
 
Ketua Gebu Minang Jatim DR. Ir. H. Sumarzen Marzuki, M.MT dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada Ketua Umum Yayasan Gebu Minang Jawa Timur yaitu Bapak Amrizal Zain Datuk Rangkayo Mulia sekeluarga beserta jajarannya. Atas semua support dan dukungan baik dari segi dana maupun sumbangsih pemikiran dan arahan kepada kita semua, khususnya panitia HBH 2018. “Semoga beliau dan keluarga selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT. serta sukses selalu karirnya. Dan yang terpenting beliau jangan pernah bosan-bosannya membantu kita semua serta rumah Gadang Minangkabau ini, “ungkap Sumarzen.
 
Dalam sambutannya, Sumarzen menjelaskan tentang pemanfaatan Rumah Gadang Minangkabau selama ini. Dimana telah digunakan untuk kepentingan sosial, kegiatan wirid bulanan GMJT maupun IKM-IKM, bidang pendidikan (seminar/penelitian), ekonomi dan bisnis. Bidang keagamaan lainnya, telak diaktifkannya Surau Gadang untuk pelaksanaan shalat jama’ah lima waktu, shalat jum’at, shalat tarawih & witir di bulan Ramadhan, tadarus al-Qur’an serta, “ujarnya.
Kemudian sebut Sumarzen, pembangunan Rumah Gadang Minangkabau tidak bisa diselesaikan secara sekaligus, karena pengurus punya misi yaitu tahap bertahap. Karena jika dibangun sekaligus pembangunan akan berhenti, disebabkan kehabisan dana. Untuk itu kita, sangat mengharapkan partisipasi dari seluruh warga minang untuk dukungan dana pembangunan. “sebab seluruh komplek Rumah Gadang Minangkabau merupakan milik seluruh warga Minang yang ada di Jawa Timur, bukan milik perorangan. Jadi kelanjutan pembangunan, perawatan dan pemanfaatannya merupakan tanggung jawab kita bersama, dari kito untuk kito,”Tegas Pria asal Pesisir Selatan Sumbar itu.
 
Lebih jauh disampaikan, kelanjutan pembangunan Rumah Gadang Minangkabau saat ini juga mendapat bantuan dari Ketua Umum Pusat Gebu Minang Jatim Dr. H. Osman Sapta Odang senilai Rp.250.000.000,-. Dana ini dimanfaatkan untuk pembelian ukiran khas minang yang dipasang di dinding luar Rumah Gadang Minangkabau. Alhamdulillah ukirannya sudah datang dari Cupak Solok dengan isi 170 meter persegi. Namun diakuinya, masih belum cukup menutupi semua dinding luar Rumah Gadang yang luar semuanya 200 meter persegi.”Untuk itu kami sangat mengharapkan partisipasi dari Bapak/Ibu semua yang kelebihan rezeki, dengan ikut menyumbang ukiran dengan harga 1 meter Rp.1.500,000,- (siap pasang), “ungkap Pria berbadan Tegap tersebut.
 
Kemudian dikatakan Sumarzen, perkumpulan Nan Mudo Jatim didukung GMJT, juga sudah berhasil membentuk sebuah Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dimana langsung di koordinir oleh Bidang Hukum dan Advokasi yaitu Nuris Agusti, SH, M.Kn. Dimana LBH, ini sudah banyak menyelesaikan kasus-kasus hukum baik pidana, perdata, maupun hukum pernikahan, “untuk itu kepada Warga Minang kami himbau agar dapat memanfaatkan lembaga resmi saluran hukum milik kita semua ini untuk membantu segala persoalan hukum,”terang Pria yang juga Dosen di Unibraw Malang.
 
Sebagai penutup, Sumarzen juga mengingatkan bahwasanya kepengurusan GMJT periode 2014-2019 akan berakhir April 2019 mendatang, untuk ia berharap kepada seluruh warga Minang agar dapat dipilih dan memilih untuk kelanjutan kepengurusan berikutnya, sehingga diharapkan seluruh program dan visi misi pendahulu tentang tujuan awal pendirian Rumah Gadang tercapai dan berjalan sebagaimana mestinya,”tutupnya. (Zulkifli)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERBARU

To Top
Translate »