Berita

Jejak, Dugaan Adanya Mafia di Bencal Kerinci

Portalbuana.com Kerinci, Sabtu 17/02/2018 Kasus dugaan pemotongan 30 persen dana Bencana alam (Bencal), Rp 18 Miliar tahun anggaran 2017, mulai menunjukkan titik terang. Setidaknya ada tiga oknum mafia memainkan peran untuk memperoleh dana 10 paket kegiatan di Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci. Hal ini diungkapkan Ketua LSM Jamtosc, Ikhsan Daraqthuni.
 
Lanjut menurut ikhsan, setidaknya ada tiga oknum terlibat dalam masalah ini. “Menurut dia, ada tiga nama (pihak swasta yang diduga mengatur proyek Bencal Kerinci?,red), berinisial KR, EP dan SE, sebab, kata ikhsan, mereka yang dapat proyek itu. Namun proyek KR diduga dijual ke pak R,” Terangnya
 
Ketika ditanyai inisial yang dimaksud? Ia enggan menjelas secara rinci.”nanti bakal tau sendiri siapa mereka itu,” Sebut ketua LSM Jamtosc Sambil tertawa lepas, Sabtu (17/2).
 
Pengamatan wartawan media ini dilapangan, diduga mulusnya praktik kotor dilingkungan BPBD Kerinci, tidak semata tindakan tiga oknum berinisial tersebut diatas, melainkan, melibatkan “oknum aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan BPBD, dan pejabat teras daerah”.
 
Informasi  ini, menunjukkan adanya permainan kotor oknum pejabat daerah yang memerlukan dana miliaran rupiah untuk kepentingan politik menjelang Pilkada serentak 2018 ini. Dan tidak tertutup kemungkinan juga melibatkan para oknum disalah satu partai politik, juga pengusung salah satu pasangan calon (kandidat) Bupati Kerinci.
 
Sudah seharusnya masyarakat, para aktivis peduli untuk menyelamatkan kepentingan masyarakat kerinci yang terkena bencana.Dan tidak melakukan pembiaran, hingga suburnya korupsi di Kerinci, yang jarang terungkap.(rls) 
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

BERITA POPULAR

To Top
Translate »