Berita

Kadis Parbudpora dan Kepala UPTD Danau Kerinci Di Periksa Sat Reskrim.

 
PORTALBUANA.COM KERINCI Selasa 26/06/2018. Terkait penangkapan kasus pungli dan tarif masuk wisata danau kerici tidak sesuai perda pasca lebaran yang dilakukan oknum pemuda Kadis pariwisata dan kepala UPTD kerinci di periksa sat reskrim polres kerinci.
Saat awak media ingin konfirmasi sama kepala UPTD namun yang bersangkutan belum bersedia untuk di wawancarai karena masih dalam pemeriksaan. Kembali awak media mencoba minta konfirmasi sama kasat reskrim polres kerinci yang mana dalam hal ini langsung sampai kan oleh Kabag Ops polres kerinci.
 
Kabag ops menuturkan ” mengenai kasus pungli pasca lebaran kemaren Kabag ops dan kasat reskrim memang sudah di perintah oleh ka polres yang mana di media sosial sangat gencar sekali terkait pemungutan pemungutan yang melebihi net dari pada perda kabupaten kerinci. Berdasarkan informasi itu kabag ops memperintahkan mendasari dari perintah kapolres memerintahkan kasat reskrim untuk melakukan tindakan sebenarnya. Dan dari polres kerinci telah melakukan penangkapan 1 orang tapi diluar ring danau kerinci tersebut. Kemudian tersangka kami lakukan pengamanan. Dengan barang bukti sekitar 2 juta rupiah. Tersangka sudah di keluarkan sprin dari kasat reskrim.
Terkait pihak ke 3 kadis pariwisata sedang di dalami dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh sat reskrim untuk perkembangan lebih lanjut nanti segera akan di informasikan kepada rekan rekan wartawan. 
 
Mengenai tanggapan miring dari masyarakat bahwa masalah penangkapan pungli jangan hanya seremonial saja tidak sampai di jeblos kan ke penjara, Kabag ops menuturkan. Kami tidak ada melihat tapi mendengar bahwa terduga pungli yang di tangkap pasca lebaran sampai sekarang masih di dalam penjara. Dalam arti kata perkara ini berlanjut. Dengan terduga masih di tahan maka kadis dan kepala UPTD danau kerinci kami periksa terkait  pungli tersebut. Pungkas kabag ops. ( fc)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERBARU

To Top
Translate »