Berita

Kicauan Kurir Membuat Sang Bandar Tak Berkutik

 

 
PORTALBUANA.COM SUMUT Sabtu 14/07/2018 Tidak ada kata lelah dalam membasmi narkoba yang telah merusak generasi bangsa. Kasatresnarkoba Polres Siantar Akp Erwin Tito SH beserta anggota berhasil membuktikan itu dengan berlahan memburu satu demi satu bandar narkoba dapat diringkus hingga ke akar akarnya. Pada drama kali ini sang bandar dapat diamankan berkat ‘kicauan’ kurirnya sendiri. Jum’at (13/7) dini hari.
 
Informasi yang dihimpun, pada Kamis (12/7) sekitar pukul 23.30 Wib, personil Satresnarkoba yang sedang piket dikantor mendapat informasi dari warga bahwa di depan Wartel Pasar Horas Jalan Sutomo ada 2 pemuda yang sedang mengedarkan narkoba jenis Sabhu. Setelah mendapat informasi yang valid, personilpun diterjunkan kelapangan untuk penyelidikan.
 
Setiba dilapangan tepatnya depan wartel pasar Horas Jalan Sutomo, personil mendapati kedua pemuda yang dicurigai. Tidak ingin kehilangan targetnya, personilpun langsung mengamankan keduanya dan diketahui bernama Wendri Yanuardi alias Aseng (33) warga Jalan Pattimura Ujung, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, dan Eddy Sanjaya  alias Kudet (26) warga Jalan Tanah Jawa, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara.
 
Ketika dilakukan penggeledahan, dari tangan kiri Aseng didapati 1 Paket narkotika diduga jenis shabu dan dari kantong celana kanan ditemukan 1 Unit Hp merk VIVO kemudian dari kantong celana Kudet sebelah kanan ditemukan 1 Unit Hp merk Blackberry dan sebelah kiri ditemukan 1 Unit Hp merk Nokia kemudian personil mengamankan 1 Unit Sepeda Motor Suzuki Skywave BK 2441 LW milik tersangka.
 
Setelah diintrogasi, kedua pumuda mengaku sebagai kurir dari salah seorang bandar bernama Algi Fahri Sinambela alias Gembot (26) penduduk Jalan Sriwijaya Gang Sinambela No. 17C, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara. Saat dilakukan penggerebekan dikediaman Gembot, lantas Gembot panik dan melarikan diri lewat pintu belakangan dengan melompati tembok rumah. Namun usahanya sia sia karena personil yang sudah septi membuatnya mati langkah sehingga tak berkutik bagaikan tikus terperangkap.
 
Dari lokasi penangkapan ditemukan barangbukti berupa uang tunai sebesar Rp. 420.000,- (empat ratus dua puluh ribu rupiah), 1 Unit Hp merk Nokia, 1 paket narkotika diduga jenis shabu seberat 0,29 bruto, 2 buah potongan pipet, 1 buah pipa kaca, 1 buah kompeng karet, 1 buah jarum sumbu, 1 buah mancis, 2 buah plastik klip kosong, 1 buah plastik klip berisi 1 buah plastik klip kosong.
 
Saat ditanyai tentang kepemilikan, Gembot mengakui bahwa barang barang tersebut adalah miliknya, selanjutnya seluruh barangbukti bersama ketiga tersangka diboyong ke Komando guna dilakukan penyidikan dan pengembangan ungkap jaringan lainnya.
 
Kasatresnarkoba Polres Siantar Akp Erwin Tito SH ketika dikonfirmasi awak media membenarkan penangkapan tersebut, “benar, tersangka sempat kabur namun dapat diatasi oleh petugas sehingga para tersangka gak bisa melarikan diri”, ungkap Tito melalui telepon seluler.
 
Imbas perbuatannya, para tersangka harus rela kehilangan pekerjaannya dan merasakan suramnya sel tahanan. “Tersangka dijerat pasal 112 subs 114 KUHPindana UU No. 35 tahun 2009 dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara”. Tutup Tito. (Arvian)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULAR

To Top
Translate »