Berita

LPI TIPIKOR RI :Ternyata proyek siluman ini milik Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci.

 

 
PORTALBUANA.COM KERINCI Kamis 26/07/2018. Proyek siluman pembuatan jalan baru yang berlokasi di desa Sungai renah Kayu aro Kab.Kerinci ternyata milik Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab.Kerinci. Dari hasil pantauan dan Pengawasan kami. proyek ini sejak pekerjaan pertama sd sekarang tidak memasang plang papan nama proyek, padahal papan proyek sudah dianggarkan dalam RAB kewajiban memasang plang papan proyek tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 tahun 2010 dan Nomor 70 tahun 2012, selain itu ada Peraturan Menteri PU Nomor 12 tahun 2014.
 
Berdasarkan survey dan investigasi kami dilapangan MHD.SYAFRUDDIN team LPI TIPIKOR RI mengatakan pengerjaan proyek pembuatan jalan baru ini sangat amburadul, tidak adanya galian parit pada sebagian bahu jalan, pembukaan badan jalan dikerjakan asal jadi, sehingga membuat longsor dan jalan sulit untuk dilewati tambahnya.
 
Begitu pula pembangunan jembatan dan palungan sangat tidak sesuai dengan bestek, menurut laporan masyarakat pembangunan jembatan/palungan seharusnya 7 (tujuh) buah tetapi hanya 4 (empat) yg dibuatkan.
 
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab.Kerinci EFRAWADI, Sp saat dikonfirmasi pada selasa 24 Juli 2018 bertempat diruangan kantornya mengatakan ” Saya tidak tahu CV yang mengerjakan silakan dikonvirmasi dengan pak TAFRAWI Kabid yang bertanggung jawab atas proyek tersebut jelasnya.
 
Begitu pula TAFRAWI Kabid saat di konfirmasi juga tidak tahu kapan dimulai pekerjaan, lama jangka waktu pelaksanaan serta besar dana proyek tersebut.
 
LPI TIPIKOR RI mendesak Komisi III DPRD Kab.Krinci segera melakukan Kunker dan turun ke lapangan untuk meninjau langsung hasil pekerjaan dimaksud untuk selanjutnya ditindak lanjuti. Mhd.Syafruddin menambahkan ia bersama team akan melaporkan pekerjaan ini pada Bupati Kab.Kerinci dalam waktu dekat. (@ani.portal.)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERBARU

To Top
Translate »